Terungkap, Drone Hantam Pangkalan Inggris di Siprus Bukan dari Iran

Terungkap, Drone Hantam Pangkalan Inggris di Siprus Bukan dari Iran

Novi Christiastuti - detikNews
Kamis, 05 Mar 2026 17:41 WIB
A handout picture released by the British Ministry of Defence (MOD) on February 24, 2024 shows a Royal Air Force Typhoon FGR4 having Paveway IV weapons loaded by Weapon Technicians at RAF Akrotiri in Cyprus, in preparation for a strike on military targets in Yemen, on February 22, 2024. American and British forces carried out a fresh wave of strikes Saturday against 18 Huthi targets in Yemen, a joint statement said, following weeks of unrelenting attacks on Red Sea shipping by the Iran-backed rebels. The strikes
Ilustrasi -- Jet tempur Inggris di pangkalan udara Akrotiri di Siprus (dok. AFP/TIM LAURENCE)
London -

Kementerian Pertahanan Inggris mengungkapkan bahwa "drone mirip Shahed" buatan Iran yang menargetkan pangkalan Angkatan Udara Inggris di Akrotiri, Siprus, tidak diluncurkan dari wilayah Iran.

Pada Selasa (3/3) dini hari, sebuah drone mirip Shahed menghindari instalasi radar canggih Angkatan Udara Inggris yang ada di pangkalan Aktrotiri. Laporan Associated Press menyebut sejumlah jet tempur Typhoon dan enam jet tempur terkemuka dunia -- F-35 -- dikerahkan untuk menghancurkan drone tersebut.

Para pejabat Inggris menyebut serangan drone itu hanya menyebabkan kerusakan terbatas pada hanggar pesawat di dekat landasan pacu di pangkalan tersebut.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Serangan drone itu terjadi beberapa hari setelah Amerika Serikat (AS) dan Israel melancarkan serangan gabungan skala besar terhadap Iran pada Sabtu (28/2), dalam perang luar biasa yang menewaskan ratusan orang di Iran.

ADVERTISEMENT

Kementerian Pertahanan Inggris dalam pernyataannya, seperti dilansir The Wire, Kamis (5/3/2026), mengonfirmasi bahwa drone yang menargetkan pangkalannya di Siprus itu tidak datang dari wilayah Iran.

"Semalam, jet tempur RAF Typhoon dan F-35B melanjutkan operasi udara defensif di seluruh Timur Tengah dengan dukungan pengisian bahan bakar udara-ke-udara Voyager untuk membela kepentingan Inggris dan sekutu-sekutunya," kata Kementerian Pertahanan Inggris dalam pernyataan pada Rabu (4/3).

"Kementerian Pertahanan Inggris dapat mengonfirmasi bahwa drone mirip Shahed yang menargetkan RAF Akrotiri pada tengah malam, tanggal 2 Maret, tidak diluncurkan dari Iran," tegas pernyataan tersebut.

Pengumuman itu membuka kemungkinan spekulasi bahwa serangan drone itu mungkin diluncurkan dari Lebanon, di mana Israel kembali terlibat pertempuran dengan kelompok Hizbullah, yang didukung Iran.

Serangan drone di Siprus itu menandai perluasan lebih lanjut dari perang AS-Israel melawan Iran.

Pemerintah Inggris bersikeras menyatakan bahwa serangan drone di pangkalan Siprus itu bukanlah akibat dari keputusan Perdana Menteri (PM) Keir Starmer untuk mengizinkan AS menggunakan pangkalan-pangkalan Inggris untuk operasi militer terhadap Iran.

Lihat Video 'Detik-detik Drone Meledak di Bandara Nakhchivan, Azerbaijan Protes Iran':

Halaman 2 dari 2
(nvc/idh)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini