Timur Tengah Membara, Prancis Kerahkan Jet Tempur Rafale ke UEA

Timur Tengah Membara, Prancis Kerahkan Jet Tempur Rafale ke UEA

Rita Uli Hutapea - detikNews
Selasa, 03 Mar 2026 17:37 WIB
Jet tempur Rafale milik Prancis (Foto: AFP/FRED TANNEAU)
Jet tempur Rafale milik Prancis (Foto: AFP/FRED TANNEAU)
Jakarta -

Prancis telah mengerahkan jet-jet tempur Rafale ke wilayah Uni Emirat Arab (UEA) untuk melindungi pangkalan angkatan laut dan udaranya dari serangan Iran. Hal ini disampaikan oleh Menteri Luar Negeri Prancis Jean-Noel Barrot pada hari Selasa (3/3/2026).

Prancis memiliki ratusan personel angkatan laut, angkatan udara, dan angkatan darat yang berbasis di UEA. Pesawat-pesawat Rafale-nya ditempatkan di pangkalan Al-Dhafra, dekat Abu Dhabi.

"Rafale dan pilotnya dimobilisasi untuk memastikan keamanan fasilitas kami," kata Barrot kepada stasiun televisi BFMTV menanggapi pertanyaan tentang tindakan Prancis di UEA pada Sabtu (28/2) lalu untuk melumpuhkan drone-drone Iran.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Mereka telah melakukan operasi untuk mengamankan wilayah udara di atas pangkalan kami," imbuhnya, dilansir kantor berita AFP, Selasa (3/3/2026).

ADVERTISEMENT

"Pada hari Minggu, sebuah hanggar di pangkalan Prancis di Uni Emirat Arab dihantam oleh sebuah drone," kata Barrot.

"Pertukaran informasi semakin meningkat untuk menentukan bagaimana negara tersebut dapat mempertahankan diri dari serangan di masa depan dan bagaimana Prancis dapat melindungi kepentingannya di sana," tambahnya.

Namun, kapal induk Prancis, Charles de Gaulle berada di Atlantik Utara, sebagai bagian dari latihan multinasional yang telah direncanakan sebelumnya, kata Barrot, setelah ditanya apakah kapal tersebut telah dikirim ke kawasan Mediterania.

Sejauh yang ia ketahui, kapal tersebut belum mengubah haluan, katanya.

Diketahui bahwa Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan terhadap Iran pada hari Sabtu (28/2) lalu, menewaskan pemimpin tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei.

Iran telah merespons serangan itu dengan menargetkan sekutu-sekutu AS di wilayah Teluk.

Di Abu Dhabi, sebuah drone menghantam terminal tangki bahan bakar pada hari Senin (2/3), menyebabkan kebakaran meskipun operasi tidak terpengaruh.

Sementara itu, raksasa teknologi Amazon mengatakan pada Senin malam waktu setempat, bahwa dua pusat datanya di UEA "terkena langsung" serangan drone, hingga mengganggu layanan cloud di beberapa bagian Timur Tengah.

Lihat Video 'Jet Tempur F-15 AS Jatuh di Kuwait gegara Salah Sasaran':

Halaman 2 dari 2
(ita/ita)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads