Pemerintah Israel saat ini fokus pada upaya mendorong warga negara Iran untuk kembali turun ke jalan, dalam aksi melemahkan rezim yang menguasai negara tersebut hingga berujung penggulingan pemerintah.
Upaya ini dilakukan setelah Israel, bersama dengan Amerika Serikat (AS), membombardir berbagai target di wilayah Iran sejak Sabtu (28/2) waktu setempat.
Seorang pejabat Israel, yang enggan disebut namanya, mengatakan seperti dilansir AFP, Senin (2/3/2026), bahwa Israel "bertindak dengan caranya sendiri" untuk mendorong warga Iran turun ke jalan.
Tidak dijelaskan lebih lanjut oleh pejabat Israel tersebut tentang taktik apa yang digunakan Israel untuk mendorong warga Iran memprotes rezim berkuasa.
Perdana Menteri (PM) Israel, Benjamin Netanyahu, dalam pernyataan setelah negaranya dan AS menyerang Iran pada Sabtu (28/2), sempat menyerukan pergantian rezim di Teheran dan menyerukan rakyat Iran untuk bersatu melawan pemerintah mereka.
"Waktunya telah tiba bagi seluruh rakyat Iran... untuk melepaskan belenggu tirani dan mewujudkan Iran yang bebas dan cinta damai," cetus Netanyahu dalam pernyataan yang ditujukan pada rakyat Iran, pada Sabtu (28/2) malam.
"Wahai warga Iran, jangan lewatkan kesempatan ini. Ini merupakan kesempatan yang hanya datang sekali dalam setiap generasi," kata PM Israel itu.
"Jangan berdiam diri, karena momen Anda akan segera tiba. Momen di mana Anda harus turun ke jalan, turun ke jalan dalam jumlah jutaan untuk menyelesaikan pekerjaan, untuk menggulingkan rezim teror yang telah membuat hidup Anda sengsara," cetusnya.
Seruan serupa juga disampaikan Presiden AS Donald Trump, yang dalam pernyataannya menyatakan bahwa warga Iran memiliki "kesempatan besar" untuk "merebut kembali" negara mereka.
"Kepada rakyat Iran yang hebat dan membanggakan, saya mengatakan malam ini bahwa saat kebebasan Anda telah tiba," kata Trump dalam pernyataannya.
"Ketika kami telah selesai, ambil alih pemerintahan Anda. Itu akan menjadi milik Anda. Ini mungkin satu-satunya kesempatan Anda untuk beberapa generasi ke depan," ujarnya.
Simak juga Video: Konflik AS - Israel - Iran Picu Krisis Energi hingga Perang Dunia











































