Buntut Serangan Iran, UEA Tutup Kedutaan-Tarik Dubesnya dari Teheran

Buntut Serangan Iran, UEA Tutup Kedutaan-Tarik Dubesnya dari Teheran

Rita Uli Hutapea - detikNews
Senin, 02 Mar 2026 11:04 WIB
Bendera Uni Emirat Arab (UEA) di Abu Dhabi Foto: dok. AFP
Bendera Uni Emirat Arab (UEA) di Abu Dhabi Foto: dok. AFP
Jakarta -

Pemerintah Uni Emirat Arab (UEA) mengumumkan penutupan kedutaan besarnya di Teheran, ibu kota Iran dan penarikan duta besarnya dari negara itu. Ini dilakukan menyusul serangan rudal Iran terhadap wilayah Emirat tersebut.

Dalam sebuah pernyataan, Kementerian Luar Negeri UEA menyatakan telah menutup kedutaan besarnya dan menarik duta besarnya serta seluruh staf diplomatiknya dari Iran.

Keputusan tersebut diambil sebagai tanggapan atas apa yang digambarkan sebagai "serangan rudal Iran yang terang-terangan" yang menargetkan UEA. Pemerintah UEA menyebut serangan Iran itu sebagai "tindakan agresi terhadap situs sipil, termasuk daerah permukiman, bandara, pelabuhan, dan fasilitas layanan."

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Serangan tersebut "membahayakan warga sipil yang tidak bersalah dalam eskalasi yang berbahaya dan tidak bertanggung jawab yang merupakan pelanggaran mencolok terhadap kedaulatan nasional dan pelanggaran nyata terhadap hukum internasional dan Piagam PBB," kata kementerian UEA tersebut.

Ditambahkan pula bahwa langkah tersebut diambil mengingat "pendekatan agresif dan provokatif Iran yang terus berlanjut, yang merusak peluang untuk de-eskalasi dan mendorong kawasan tersebut ke arah jalur yang sangat berbahaya, mengancam keamanan dan stabilitas regional dan internasional, keamanan energi, dan stabilitas ekonomi global."

Sebelumnya, sejumlah wilayah UEA menjadi sasaran serangan balasan dari Iran. Salah satu titik yang terkena rudal Iran ialah Bandara Internasional Zayed Abu Dhabi.

"Bandara Abu Dhabi mengkonfirmasi insiden di Bandara Internasional Zayed yang mengakibatkan satu kematian warga negara Asia dan tujuh luka-luka," kata badan yang mengelola bandara tersebut dalam sebuah pernyataan yang diposting di media sosial X, dilansir AFP, Minggu (1/3/2026).

Dilansir media Turki, Anadolu Agency, Bandara Internasional Dubai juga terkena serangan rudal Iran pada Minggu pagi waktu Dubai. Empat anggota staf bandara dilaporkan terluka.

Dalam sebuah unggahan di X, Dubai Airports mengkonfirmasi bahwa sebuah ruang tunggu di Bandara Internasional Dubai (DXB) mengalami kerusakan ringan dalam insiden tersebut. Peristiwa itu disebut telah ditangani dengan cepat. Keempat anggota staf yang terluka menerima perawatan medis segera.

Halaman 2 dari 2
(ita/ita)


Berita Terkait