Israel Klaim Jatuhkan 1.200 Bom di Iran dalam Sehari

Israel Klaim Jatuhkan 1.200 Bom di Iran dalam Sehari

Rakhmad Hidayatulloh Permana - detikNews
Minggu, 01 Mar 2026 14:49 WIB
Remains of a car in the aftermath of an Israel and the U.S. strike on a building in Tehran, Iran, February 28, 2026. Amir Kholousi/ISNA/WANA (West Asia News Agency) via REUTERS ATTENTION EDITORS - THIS PICTURE WAS PROVIDED BY A THIRD PARTY     TPX IM
Foto: Sisa-sisa mobil setelah serangan Israel dan AS terhadap sebuah gedung di Teheran, Iran, 28 Februari 2026 (via REUTERS/Amir Kholousi/ISNA/WANA)
Jakarta -

Israel mengklaim telah menjatuhkan 1.200 bom di Iran dalam satu hari. Salah satu serangan ini mengenai sekolah dasar di Iran Selatan.

Dilansir Aljazeera, Minggu (1/3/2026), Angkatan Udara Israel mengatakan telah menjatuhkan lebih dari 1.200 amunisi bom di Iran selama sehari terakhir dalam serangan gabungan dengan Amerika Serikat.

Salah satu serangan itu termasuk termasuk sekolah dasar putri di Minab, sebuah kota di provinsi Hormozgan di Iran selatan, di mana setidaknya 148 orang dilaporkan tewas dan puluhan lainnya terluka.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi mengatakan "puluhan anak-anak tak berdosa" dibunuh dalam serangan terhadap sekolah tersebut, yang "tidak akan dibiarkan begitu saja".

Sementara itu, korban jiwa akibat serangan di SD itu mencapai 108 jiwa. Wakil Presiden Iran Mohammad-Reza Aref mengutuk keras serangan tersebut.

Dilansir IRNA, Minggu (1/3), Aref mengatakan serangan tersebut contoh nyata kejahatan perang dan pelanggaran terang-terangan terhadap peraturan internasional. Aref memastikan serangan tersebut tidak akan dibiarkan tanpa hukuman.

Aref berjanji akan memberikan tanggapan yang kuat dan proporsional kepada AS-Israel. "Keamanan dan martabat bangsa Iran adalah garis merah kami dan tidak ada agresi yang akan dibiarkan tanpa konsekuensi," ujar Aref dalam sebuah pesan yang dilansir IRNA.

Aref menegaskan Iran akan menggunakan semua potensi hukum, politik, dan internasionalnya untuk menindaklanjuti kasus kejahatan ini di badan-badan internasional seraya berharap komunitas internasional juga tidak tinggal diam terhadap tindakan ini.

Lihat juga Video: AS Rilis Rekaman Terbaru Rangkaian Operasi Militer terhadap Iran

(rdp/imk)



Berita Terkait