×
Ad

AS Namai Serangan ke Iran Operasi 'Epic Fury'

Haris Fadhil - detikNews
Minggu, 01 Mar 2026 14:12 WIB
Kerusakan di Teheran, Iran, akibat serangan AS-Israel (Foto: via REUTERS/Amir Kholousi/ISNA/WANA)
Washington DC -

Amerika Serikat (AS) meluncurkan serangan ke Iran dan menyebabkan pemimpin tertinggi Iran Ali Khamenei tewas. Serangan tersebut dinamai operasi 'Epic Fury'.

Dilansir NBC News, Minggu (1/3/2026), Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth memuji serangan militer AS terhadap Iran dan menyebut Operasi 'Epic Fury' sebagai operasi udara paling mematikan, paling kompleks, dan paling presisi dalam sejarah.

"Rezim Iran memiliki kesempatan, namun menolak untuk membuat kesepakatan - dan sekarang mereka menanggung konsekuensinya. Selama hampir lima puluh tahun, Iran telah menargetkan dan membunuh warga Amerika, selalu mencari senjata paling ampuh di dunia untuk memajukan tujuan radikal mereka. Tadi malam, tidak seperti presiden sebelumnya, Presiden Trump mulai menangani kanker ini," kata Hegseth dalam sebuah unggahan di X.

Dia mengatakan AS 'tidak akan mentolerir rudal-rudal ampuh yang menargetkan rakyat Amerika'. Dia menyebut operasi tersebut ditujukan untuk menghancurkan rudal-rudal Iran, produksi rudal, dan angkatan lautnya.

"Seperti yang selalu dikatakan Presiden Trump sepanjang hidupnya, Iran tidak akan pernah memiliki senjata nuklir," kata Hegseth.

Dia mengklaim AS tidak memulai konflik. Dia mengklaim Iran telah mengancam warga AS.

"Amerika Serikat tidak memulai konflik ini, tetapi kami akan mengakhirinya. Jika Anda membunuh atau mengancam warga Amerika di mana pun di dunia - seperti yang dilakukan Iran - maka kami akan memburu Anda, dan kami akan membunuh Anda," ujarnya.




(haf/imk)

Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork