Jaksa Polandia mengatakan bahwa seorang warga negara Belarus telah ditahan. Pelaku dicurigai melakukan spionase di Polandia, Jerman, dan Lituania.
Dilansir AFP, Senin (23/2/2026), Kejaksaan mengatakan Badan Keamanan Internal ABW mencurigai pria tersebut bekerja untuk intelijen militer di Belarus, yang merupakan sekutu utama Rusia. Pelaku ditahan pada 9 Februari.
Jaksa menambahkan bahwa Badan intelijen Polandia, Jerman, dan Lituania bekerja sama dalam kasus ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Jaksa menyebut investigasi difokuskan pada kegiatan spionase "di wilayah Polandia, Jerman, dan Lituania" antara Juni 2024 dan Februari tahun ini.
Pria berusia 27 tahun itu, yang hanya disebut sebagai Pavlov T., memantau "instalasi infrastruktur penting dan situs penting untuk pertahanan Republik Polandia dan aliansi NATO", kata pernyataan jaksa itu.
Tersangka ditempatkan dalam tahanan sementara selama tiga bulan dan menghadapi hukuman penjara minimal lima tahun jika terbukti bersalah.
Sejak invasi Rusia ke Ukraina pada tahun 2022, Polandia secara teratur menuduh Rusia dan Belarus melakukan sabotase dan upaya spionase.
Pada bulan Oktober, dinas intelijen Polandia mengatakan 55 orang yang diduga bekerja untuk Rusia telah ditahan sejak awal perang.
(lir/lir)










































