Trump Ancam Serangan Terbatas, Iran Akan Membalas dengan Ganas!

Trump Ancam Serangan Terbatas, Iran Akan Membalas dengan Ganas!

Rita Uli Hutapea - detikNews
Senin, 23 Feb 2026 17:42 WIB
Presiden AS Donald Trump (AFP)
Presiden AS Donald Trump (AFP)
Jakarta -

Pemerintah Iran mengingatkan bahwa serangan Amerika Serikat, termasuk serangan terbatas, akan mendorong Republik Islam itu untuk merespons "dengan ganas". Hal ini disampaikan setelah Presiden AS Donald Trump mengatakan dia sedang mempertimbangkan serangan terbatas terhadap Iran.

Amerika Serikat telah meningkatkan kekuatan militernya di Timur Tengah untuk menekan Iran agar mencapai kesepakatan dalam negosiasi nuklir yang akan dimulai kembali pada hari Kamis mendatang.

Pada hari Senin (23/2), Kementerian Luar Negeri Iran menegaskan kembali bahwa serangan apa pun, bahkan yang terbatas, akan "dianggap sebagai tindakan agresi. Titik".

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Dan negara mana pun akan bereaksi terhadap tindakan agresi sebagai bagian dari hak inherennya untuk membela diri dengan ganas, jadi itulah yang akan kami lakukan," kata juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmaeil Baqaei dalam sebuah pengarahan di Teheran, Iran, dilansir kantor berita AFP, Senin (23/2/2026).

Sebelumnya, Trump mengatakan pada hari Jumat lalu, bahwa ia sedang mempertimbangkan serangan terbatas, jika Teheran tidak mencapai kesepakatan dengan Amerika Serikat mengenai program nuklirnya.

"Saya kira saya bisa mengatakan saya sedang mempertimbangkannya," jawab Trump setelah ditanya wartawan.

Kedua negara tersebut telah menyelesaikan putaran kedua pembicaraan tidak langsung di Swiss pada hari Selasa lalu di bawah mediasi Oman, dengan latar belakang peningkatan militer AS yang besar di kawasan tersebut.

Pembicaraan lebih lanjut, yang dikonfirmasi oleh Iran dan Oman tetapi tidak oleh Amerika Serikat, dijadwalkan berlangsung pada hari Kamis mendatang.

Menteri Luar Negeri Abbas Araghchi memimpin negosiasi untuk Iran tersebut, sementara Amerika Serikat diwakili oleh utusan AS untuk Timur Tengah, Steve Witkoff dan menantu Trump, Jared Kushner.

Lihat juga Video AS Tebar Ancaman, Iran: Kekuatan Dunia Pengecut Tak Bisa Paksa Kami Tunduk

Halaman 2 dari 2
(ita/ita)


Berita Terkait