Kim Jong Un Kembali Terpilih Jadi Pemimpin Partai Berkuasa Korut

Kim Jong Un Kembali Terpilih Jadi Pemimpin Partai Berkuasa Korut

Novi Christiastuti - detikNews
Senin, 23 Feb 2026 13:39 WIB
Kim Jong Un saat menghadiri kongres nasional Partai Buruh Korea di Pyongyang (STR/KCNA VIA KNS/AFP)
Kim Jong Un saat menghadiri kongres nasional Partai Buruh Korea di Pyongyang (STR/KCNA VIA KNS/AFP)
Pyongyang -

Pemimpin Korea Utara (Korut) Kim Jong Un melanjutkan kekuasaannya setelah kembali terpilih sebagai pemimpin atau Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Buruh Korea yang berkuasa di negeri komunis itu.

Ribuan elite partai, seperti dilansir AFP, Senin (23/2/2026), memadati ibu kota Pyongyang untuk menghadiri pertemuan puncak atau kongres nasional Partai Buruh Korea. Pertemuan yang digelar setiap lima tahun sekali itu, dipandang sebagai pertemuan yang menentukan arah negara dalam segala hal, mulai dari diplomasi hingga perencanaan perang.

Kongres nasional itu menawarkan pandangan langka ke dalam cara kerja politik Korut yang tertutup, dan secara luas dipandang sebagai forum bagi Kim Jong Un untuk memamerkan cengkeramannya pada kekuasaan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Para petinggi militer Korut, menurut kantor berita Korean Central News Agency (KCNA), menyampaikan "janji loyalitas" kepada Kim Jong Un saat para delegasi mengesahkan pemilihan kembali pemimpin tertinggi Korut itu sebagai Sekretaris Jenderal Partai Buruh Korea pada Minggu (22/2) waktu setempat.

Kongres nasional Partai Buruh Korea menyoroti upaya Kim Jong Un untuk menahan musuh-musuh Korut, yang tidak disebut namanya, dengan "secara radikal" meningkatkan "kekuatan nuklir" negaranya.

"Dia telah dengan penuh semangat memimpin upaya untuk mengubah Tentara Rakyat Korea, poros pertahanan nasional dan pilar penjaga perdamaian, menjadi tentara elite dan kuat," demikian bunyi pernyataan Partai Buruh Korea memuji Kim Jong Un.

"Dan dengan demikian, (dia telah) membangun angkatan bersenjata revolusioner yang mampu mengatasi ancaman agresi apa pun atas inisiatif mereka sendiri dan sepenuhnya siap untuk segala bentuk perang," imbuh pernyataan tersebut.

Presiden China Xi Jinping, dalam pernyataannya, menyambut "babak baru" dalam hubungan dengan Korut setelah terpilihnya kembali Kim Jong Un.

Tahun lalu, Kim Jong Un tampil bersama Xi dan Presiden Rusia Vladimir Putin saat menghadiri parade militer di Beijing yang menjadi momen mencolok untuk menunjukkan statusnya yang tinggi di panggung dunia.

Kim Jong Un diperkirakan akan mengungkapkan fase selanjutnya dalam program senjata nuklir Korut di kemudian hari dalam kongres nasional yang berlangsung selama beberapa hari.

Di bawah kepemimpinan Kim Jong Un, persenjataan nuklir Korut telah berubah dari sumber kekhawatiran global yang ringan menjadi sesuatu yang dianggap sebagai ancaman nyata.

Beberapa hari sebelum kongres nasional Partai Buruh Korea digelar, Kim Jong Un mengungkapkan serangkaian peluncur roket berkemampuan nuklir yang berukuran raksasa. Kendaraan-kendaraan yang memuat sistem peluncur roket itu diparkir rapi di depan Gedung Kebudayaan Pyongyang, lokasi digelarnya kongres.

Lihat juga Video 'Korut Uji Coba Rudal Balistik Jelang Kedatangan Trump ke Korsel':

Halaman 2 dari 2
(nvc/ita)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini