Trump Akan Kirim Kapal Rumah Sakit ke Greenland

Trump Akan Kirim Kapal Rumah Sakit ke Greenland

Yulida Medistiara - detikNews
Minggu, 22 Feb 2026 11:44 WIB
Bandages are seen on the back of his hand as US President Donald Trump speaks from the South Portico of the White House in Washington, DC during a rally on October 10, 2020. Trump spoke publicly for the first time since testing positive for Covid-19,
Presiden AS Donald Trump (Foto: AFP/MANDEL NGAN)
Jakarta -

Presiden AS Donald Trump mengatakan ia akan mengirimkan kapal rumah sakit ke Greenland, wilayah otonom Denmark yang telah lama ia idamkan dan ancam akan direbut dengan kekerasan. Kapal rumah sakit tersebut diharapkan dapat merawat orang sakit.

Dilansir AFP, Minggu (22/2/2026), Trump mengatakan kapal tersebut akan merawat banyak orang "sakit" di Greenland, tanpa memberikan rincian tentang siapa yang ia maksud atau jumlah orang yang akan dibantu oleh kapal tersebut.

"Kita akan mengirimkan kapal rumah sakit yang hebat ke Greenland untuk merawat banyak orang yang sakit, dan tidak dirawat di sana," tulis Trump dalam sebuah unggahan di media sosial.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Sedang dalam perjalanan!!!" tambahnya.

Berdasarkan postingan di platform Truth Social Trump memperlihatkan gambar yang tampaknya merupakan hasil rekayasa AI, yang menggambarkan USNS Mercy,sebuah kapal sepanjang 894 kaki (272 meter) yang biasanya ditempatkan di California selatan, berlayar menuju pegunungan bersalju di cakrawala. Namun tidak jelas apakah kapal tersebut yang dikirim ke Greenland atau bukan.

Trump mengatakan dalam unggahan tersebut, kapal itu akan dikirim berkoordinasi dengan Gubernur Jeff Landry (R-LA), yang ditunjuk sebagai utusan Trump ke pulau Arktik pada bulan Desember.

Selama perayaan Mardi Gras di New Orleans bulan ini, Landry mengunggah gambar dirinya dan dua pria di salah satu pesta terkenal kota itu, memegang bendera Greenland bersama-sama.

"Senang sekali menjamu beberapa orang hebat dari Greenland," tulisnya.

Sebelumnya, pernyataan Trump soal Greenland telah meningkatkan ketegangan antara Amerika Serikat dan Denmark, sekaligus menyoroti Arktik secara global karena ia bersikeras bahwa Greenland yang kaya mineral sangat penting untuk keamanan AS dan NATO melawan Rusia dan China.

Pada awal pekan ini Raja Frederik X dari Denmark mengunjungi Greenland, di tengah meningkatnya kekhawatiran atas ketertarikan Trump.

Trump menarik kembali ancamannya untuk merebut wilayah tersebut pada bulan lalu, setelah mencapai kesepakatan "kerangka kerja" dengan kepala NATO Mark Rutte untuk memastikan pengaruh AS yang lebih besar.

Lihat juga Video: GIUK Gap, Jalur Laut Dekat Greenland yang Jadi Rebutan

(yld/gbr)


Berita Terkait