12 Orang di Gaza Tewas dalam 24 Jam Akibat Serangan Israel

12 Orang di Gaza Tewas dalam 24 Jam Akibat Serangan Israel

Isal Mawardi - detikNews
Senin, 16 Feb 2026 02:24 WIB
Palestinians react over bodies as they mourn doctor Marwan al-Sultan, director of the Indonesian Hospital in northern Gaza Strip, his wife, his daughter and and his sister, who were killed in an Israeli strike on Wednesday, according to Gazas heal
Ilustrasi. warga Palestina tewas. Foto: REUTERS/Mahmoud Issa
Jakarta -

Israel melanggar gencatan senjata usai kembali menyerang Gaza. Akibatnya, korban tewas bertambah menjadi 12 orang.

Dilansir AFP, Minggu (15/2), meskipun gencatan senjata yang dimediasi AS memasuki fase kedua bulan lalu, kekerasan terus berlanjut di wilayah Palestina. Israel masih terus melancarkan serangan ke Gaza.

Badan pertahanan sipil, yang beroperasi sebagai pasukan penyelamat di bawah otoritas Hamas, mengatakan satu serangan menghantam tenda pengungsi di Gaza utara dan serangan lainnya menargetkan area di selatan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Lima orang tewas dan beberapa lainnya luka-luka ketika serangan udara Israel menargetkan tenda pengungsi di Jabalia di utara. Lima orang lagi tewas dan beberapa lainnya luka-luka dalam serangan terpisah di pagi hari di kota Khan Yunis di selatan.

ADVERTISEMENT

Badan Pertahanan Sipil Gaza melaporkan satu orang lagi tewas akibat penembakan oleh pasukan Israel di Kota Gaza. Tembakan Israel menewaskan satu orang di Beit Lahia di Gaza utara.

Rumah sakit Al-Shifa dan Nasser mengkonfirmasi telah menerima setidaknya tujuh jenazah.

"Israel tidak memahami gencatan senjata atau perdamaian," kata Osama Abu Askar, yang kehilangan keponakannya dalam serangan Jabalia.

Ia mengatakan warga Gaza dibunuh saat mereka tidur.

Halaman 2 dari 2
(isa/isa)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads