China Batalkan Hukuman Mati untuk Warga Kanada Usai Kunjungan PM Carney

China Batalkan Hukuman Mati untuk Warga Kanada Usai Kunjungan PM Carney

Novi Christiastuti - detikNews
Senin, 09 Feb 2026 16:04 WIB
China Batalkan Hukuman Mati untuk Warga Kanada Usai Kunjungan PM Carney
PM Kanada Mark Carney bertemu dengan Presiden China Xi Jinping dalam kunjungan ke Beijing pada 16 Januari (dok. Sean Kilpatrick/Pool via REUTERS)
Beijing -

Pengadilan tertinggi China membatalkan hukuman mati untuk seorang pria berkewarganegaraan Kanada terkait tuduhan narkoba. Pembatalan hukuman mati ini menandai terobosan dalam kasus yang memicu ketegangan diplomatik antara Beijing dan Ottawa selama bertahun-tahun.

Robert Schellenberg ditangkap di China pada tahun 2014 karena dicurigai menyelundupkan narkoba dan dihukum pada tahun 2018. Dia awalnya menerima hukuman 15 tahun penjara, sebelum akhirnya dijatuhi hukuman mati dalam persidangan ulang pada Januari 2019.

Persidangan ulang itu digelar satu bulan setelah eksekutif Huawei, Meng Wanzhou, ditangkap di Vancouver atas surat perintah yang dirilis Amerika Serikat (AS).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dituturkan pengacara yang berbasis di Beijing, Zhang Dongshuo, seperti dilansir Reuters, Senin (9/2/2026), bahwa Mahkamah Agung China memutuskan pada Jumat (6/2) lalu untuk membatalkan hukuman mati yang dijatuhkan oleh pengadilan tingkat rendah.

ADVERTISEMENT

Kasus ini akan dikirimkan ke Pengadilan Tinggi Rakyat Provinsi Liaoning untuk persidangan ulang.

Teroboson ini terjadi kurang dari sebulan setelah Perdana Menteri (PM) Kanada Mark Carney melakukan kunjungan selama empat hari ke China. Dalam kunjungan itu, dia memuji membaiknya hubungan kedua negara setelah memburuk di bawah kepemimpinan PM sebelumnya, Justin Trudeau.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Kanada mengatakan kepada Reuters bahwa mereka mengetahui keputusan Mahkamah Agung dan akan terus memberikan layanan konsuler kepada Schellenberg dan keluarganya, tanpa menjelaskan lebih lanjut tentang keputusan tersebut.

"Dilihat dari pernyataan resmi kedua negara setelah kunjungan Perdana Menteri Kanada ke China, kemungkinan keputusan Mahkamah Agung (juga terkait) sangat tinggi, menurut pengalaman saya," kata Zhang dalam pernyataannya.

Namun, Zhang menambahkan bahwa kemungkinan Schellenberg untuk akhirnya dibebaskan tidak cukup tinggi, mengingat beratnya hukuman awal.

Empat warga Kanada telah dieksekusi mati oleh China sepanjang tahun lalu atas tuduhan penyelundupan narkoba.

Vonis mati terhadap Schellenberg diperkuat oleh pengadilan Liaoning pada tahun 2021 setelah sidang banding digelar, yang menuai kecaman Ottawa pada saat itu.

China telah menahan dua warga Kanada atas tuduhan spionase tak lama setelah Meng ditahan, yang memicu tuduhan internasional soal diplomasi sandera. Mereka dibebaskan pada tahun 2021, di hari yang sama ketika AS mencabut permintaan ekstradisi untuk Meng dan dia dipulangkan ke China.

Tonton juga video "Xi Jinping Pecat Dua Jenderal Top China, Muncul Isu Kudeta"

Halaman 2 dari 2
(nvc/ita)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads