Kebakaran sempat melanda kompleks barak militer di Teheran, ibu kota Iran, pada Jumat (6/2) waktu setempat. Tidak ada laporan korban luka akibat kebakaran ini.
Militer Iran dalam pernyataannya, seperti dilansir AFP, Sabtu (7/2/2026), menyebut kebakaran itu melalap sebuah bengkel kayu yang terletak di dalam kompleks barak militer tersebut.
Korsleting listrik, sebut militer Iran, diduga sebagai penyebab kebakaran tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kebakaran tersebut telah berhasil dipadamkan. Tidak ada korban luka yang dilaporkan sejauh ini.
"Kebakaran berhasil dikendalikan ketika tim pemadam kebakaran tiba tepat waktu," kata militer Iran dalam pernyataannya, seperti dikutip media resmi Iran.
Tidak disebutkan lebih lanjut mengenai dampak kebakaran itu dan seberapa besar kerusakan yang terjadi.
Insiden kebakaran di barak militer ini terjadi setelah kebakaran lainnya terjadi di sebuah pasar di sebelah barat Teheran pada awal pekan ini. Kebakaran itu berhasil dipadamkan oleh tim pemadam kebakaran.
Tidak ada laporan korban luka akibat kebakaran yang terjadi pada Selasa (3/2) waktu setempat.
Terlepas dari itu, kebakaran dan ledakan yang terjadi di Iran sering memicu kekhawatiran akan kemungkinan serangan oleh Israel atau Amerika Serikat (AS). Terutama setelah Israel melancarkan gelombang serangan udara terhadap wilayah Iran pada Juni tahun lalu, dalam perang yang berlangsung selama 12 hari.
AS sempat bergabung dalam perang itu dengan mengebom situs-situs nuklir Iran. Rentetan serangan itu menewaskan sejumlah komandan militer dan ilmuwan nuklir terkemuka Teheran.
bSimak juga Video 'Iran-AS Beri Sinyal Positif soal Perundingan Nuklir, Bakal Rujuk?':











































