Markas Scam Kamboja Bikin Kantor Polisi Palsu Demi Tipu Korban Banyak Negara

Markas Scam Kamboja Bikin Kantor Polisi Palsu Demi Tipu Korban Banyak Negara

Haris Fadhil - detikNews
Rabu, 04 Feb 2026 20:17 WIB
Markas Scam Kamboja Bikin Kantor Polisi Palsu Demi Tipu Korban Banyak Negara
Foto: Penampakan bagian dalam markas scam di Kamboja (AP Photo/Sakchai Lalit)
O'Smach -

Konflik bersenjata yang terjadi di perbatasan Thailand-Kamboja telah menghancurkan sejumlah pusat penipuan atau scam. Pihak Thailand menunjukkan markas scam itu dipenuhi dokumen, uang palsu hingga markas polisi palsu.

Dilansir Associated Press, Rabu (4/2/2026), markas scam itu berada di kota O'Smach. Kota itu berada di sepanjang perbatasan utara Kamboja dengan Thailand.

Kompleks bangunan itu kini terbengkalai dan rusak akibat penembakan selama beberapa minggu terakhir dalam bentrokan bersenjata. Lokasi tersebut kini diduduki oleh pasukan Thailand.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Penampakan bagian dalam markas scam di Kamboja (AP Photo/Sakchai Lalit)Penampakan bagian dalam markas scam di Kamboja (AP Photo/Sakchai Lalit)

Dulunya, tempat itu merupakan salah satu pusat penipuan terkenal di Kamboja. Tampak ada bangunan enam lantai yang dipenuhi dengan dokumen, peralatan, dan barang-barang pribadi.

ADVERTISEMENT

Bangunan itu diduga ditinggalkan dengan tergesa-gesa oleh para penghuninya.

"Mereka terorganisir dengan baik. Mereka memiliki infrastruktur dan sistem yang baik, serta alur kerja dan banyak sekali taktik dan teknik untuk melakukan penipuan," kata Direktur Unit Intelijen Tentara Thailand, Letnan Jenderal Teeranan Nandhakwang.

Para ahli mengatakan operasi penipuan semacam itu di Kamboja dan tempat lain telah menipu orang-orang di seluruh dunia hingga miliaran dolar. Markas scam itu juga memperdaya orang-orang dari banyak negara untuk bekerja di dalamnya dalam kondisi seperti perbudakan.

Penampakan bagian dalam markas scam di Kamboja (AP Photo/Sakchai Lalit)Penampakan bagian dalam markas scam di Kamboja (AP Photo/Sakchai Lalit)

Militer Thailand mengatakan kompleks tersebut direbut usai bentrokan Desember 2025. Thailand menyebut pasukan Kamboja menggunakannya sebagai pangkalan militer.

Gencatan senjata yang dicapai pada Desember lalu menetapkan pihak-pihak yang bertikai akan mengurangi ketegangan dan menahan pasukan mereka di posisi yang mereka tempati sebelum kesepakatan tersebut. Itu termasuk kompleks di wilayah Kamboja yang sekarang diduduki oleh pasukan Thailand.

Terdapat Puluhan ruangan dengan bilik kayu yang dilapisi busa untuk peredam suara dalam ruangan itu. Tampak naskah yang ditulis dalam berbagai bahasa, daftar nama dan nomor telepon, monitor komputer, serta braket kosong untuk hard drive.

Penampakan bagian dalam markas scam di Kamboja (AP Photo/Sakchai Lalit)Penampakan bagian dalam markas scam di Kamboja (AP Photo/Sakchai Lalit)

Terdapat juga set tiruan yang menyerupai kantor polisi dan seragam penegak hukum dari setidaknya tujuh negara, yakni China, Australia, India, india, Vietnam, Singapura, dan Brasil. Selain itu, ada ruangan yang memiliki replika cabang bank Vietnam, lengkap dengan meja layanan, spanduk, dan ruang tunggu.

Pengaturan tersebut diduga bagian penting dari penipuan di mana orang-orang menjadi sasaran operator penipuan yang berpura-pura menjadi pejabat atau tokoh otoritas lainnya. Pendekatan yang telah direncanakan dimaksudkan untuk mengancam penangkapan atau tindakan hukum lainnya kecuali instruksi diikuti.

Tonton juga video "1.726 WNI di Kamboja Serbu KBRI Usai Keluar dari Sindikat Scam"

Halaman 2 dari 2
(haf/haf)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads