Iran Jajaki Diplomasi dengan AS untuk Redakan Ketegangan

Iran Jajaki Diplomasi dengan AS untuk Redakan Ketegangan

Novi Christiastuti - detikNews
Senin, 02 Feb 2026 16:46 WIB
Iran Jajaki Diplomasi dengan AS untuk Redakan Ketegangan
Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmaeil Baghaei (dok AFP)
Teheran -

Pemerintah Iran sedang menjajaki sejumlah jalur diplomatik untuk meredakan ketegangan yang meningkat dengan Amerika Serikat (AS) beberapa waktu terakhir. Langkah Teheran ini menandai keterbukaan yang hati-hati terhadap perundingan, meskipun Washington meningkatkan kehadiran militernya di dekat Iran.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmaeil Baghaei, seperti dilansir Reuters, Senin (2/2/2026), mengatakan bahwa berbagai proses diplomatik untuk meredakan ketegangan dengan AS sedang ditelaah oleh Iran.

Dia menambahkan bahwa Teheran berharap hasil dari proses tersebut akan bisa diketahui dalam beberapa hari ke depan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Negara-negara regional adalah perantara untuk pesan-pesan yang telah saling disampaikan," kata Baghaei dalam pernyataan terbaru pada Senin (2/2).

ADVERTISEMENT

"Berbagai poin telah saling disampaikan, dan kami saat ini sedang memutuskan dan menelaah detail dari setiap proses diplomatik, yang kami harapkan akan membuahkan hasil dalam beberapa hari mendatang," ujarnya.

"Ini berkaitan dengan proses dan kerangka kerja (untuk pembicaraan potensial)," kata Baghaei dalam pernyataannya.

Pernyataan Baghaei itu disampaikan setelah Presiden AS Donald Trump mengatakan kepada wartawan, pekan lalu, bahwa Iran "sangat serius berbicara" dengan Washington. Hal itu disampaikan Trump meskipun Angkatan Laut AS mengerahkan aset militer secara besar-besaran ke dekat Teheran beberapa waktu terakhir.

Komentar Trump itu disampaikan beberapa jam setelah pejabat keamanan tertinggi Iran, Ali Larijani, mengatakan via media sosial bahwa pengaturan untuk negosiasi sedang dilakukan.

Meskipun kedua pihak belum secara terbuka memberikan konfirmasi soal pembicaraan langsung, sinyal paralel tersebut menunjukkan adanya kontak di balik layar yang bertujuan untuk mencegah eskalasi lebih lanjut pada saat kewaspadaan militer meningkat di kawasan tersebut.

Dalam pernyataan terbaru pada Minggu (1/2), seperti dilansir Al Arabiya, Trump mengharapkan AS dapat mencapai kesepakatan dengan Iran, setelah pemimpin tertinggi Teheran, Ayatollah Ali Khamenei, memperingatkan bahwa setiap serangan AS terhadap Iran akan memicu perang regional.

"Tentu saja dia akan mengatakan hal itu," ucap Trump ketika dimintai komentar soal peringatan Khamenei.

Trump kemudian menambahkan: "Semoga kita akan mencapai kesepakatan. Jika kita tidak mencapai kesepakatan, maka kita akan mengetahui apakah dia benar atau tidak."

Simak Video 'Parlemen Iran: Militer Negara-negara Eropa Kelompok Teroris':

Halaman 2 dari 2
(nvc/ita)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads