Giliran Serangan Drone Ukraina Tewaskan 2 Orang di Rusia

Giliran Serangan Drone Ukraina Tewaskan 2 Orang di Rusia

Rita Uli Hutapea - detikNews
Senin, 02 Feb 2026 14:07 WIB
Giliran Serangan Drone Ukraina Tewaskan 2 Orang di Rusia
Petugas darurat memeriksa lokasi serangan drone Rusia yang menghantam bus pekerja tambang di Ukraina (Foto: State Emergency Service of Ukraine in Dnipropetrovsk Region/Handout via Reuters)
Jakarta -

Serangan drone Ukraina di wilayah perbatasan Rusia, Belgorod, menewaskan dua warga sipil.

Serangan tersebut menghantam sebuah rumah di kota Stary Oskol, utara perbatasan Ukraina, tulis Gubernur Belgorod, Vyacheslav Gladkov di Telegram, dilansir kantor berita AFP, Senin (2/2/2026). Akibat serangan drone tersebut, rumah itu terbakar dan sebagian ambruk.

"Tim penyelamat yang bekerja di lokasi kejadian menemukan jenazah dua orang," tulis Gladkov.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sebagai balasan atas gempuran hampir setiap hari oleh Moskow dalam perang yang telah berlangsung hampir empat tahun lamanya, Ukraina telah mengirimkan drone-drone ke wilayah Rusia untuk menargetkan sektor energi.

ADVERTISEMENT

Rusia telah menghancurkan infrastruktur listrik dan pemanas Ukraina, menyebabkan penduduk mengalami gelap gulita dan kedinginan seiring suhu udara turun hingga -20C.

Sebelumnya, serangan drone Rusia menghantam sebuah bus yang mengangkut para pekerja tambang di wilayah Dnipropetrovsk, Ukraina bagian timur, pada Minggu (1/2) waktu setempat. Sedikitnya 12 orang tewas akibat serangan drone tersebut.

Kepolisian setempat mengatakan, seperti dilansir AFP, Senin (2/2/2026), bus tersebut sedang melaju di sekitar area Ternivka, sebuah kota yang berjarak sekitar 65 kilometer dari garis depan pertempuran, ketika serangan drone melanda.

Kepala administrasi militer regional Dnipropetrovsk, Oleksandr Ganzha, mengatakan bahwa drone yang menghantam bus di wilayahnya itu merupakan "drone musuh", yang merujuk pada Rusia.

"Drone musuh menghantam di dekat bus antar-jemput milik sebuah perusahaan di distrik Pavlograd," ucapnya.

Data awal menyebutkan 12 orang tewas dan tujuh orang lainnya luka-luka," sebut Ganzha dalam pernyataan via Telegram.

Tidak diketahui secara jelas jumlah orang di dalam bus yang dihantam serangan drone Rusia.

Keterangan terpisah dari DTEK, perusahaan energi swasta terbesar di Ukraina, menyebutkan bahwa para korban tewas merupakan para pekerja tambang yang sedang dalam perjalanan pulang dari salah satu fasilitas tambang di wilayah tersebut, setelah mereka menyelesaikan shift kerja mereka.

Sejumlah foto yang dipublikasikan oleh layanan darurat negara Ukraina menunjukkan apa yang tampak seperti bus kosong, dengan bagian jendela samping pecah dan kaca depan terlepas.

Simak juga Video 'Ukraina Dingin Ekstrem, Trump Minta Putin Tak Serang Kyiv Seminggu':

Halaman 2 dari 2
(ita/ita)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads