Penyeberangan Rafah Gaza-Mesir Bakal Dibuka Lagi

Penyeberangan Rafah Gaza-Mesir Bakal Dibuka Lagi

Yulida Medistiara - detikNews
Senin, 26 Jan 2026 08:32 WIB
Penyeberangan Rafah Gaza-Mesir Bakal Dibuka Lagi
Foto: Truk-truk pengangkut bantuan saat mengantre untuk masuk ke Gaza via Mesir (AFP/-)
Jakarta -

Israel mengatakan akan membuka kembali secara terbatas penyeberangan perbatasan Rafah antara Gaza dan Mesir. Dibukanya lagi penyeberangan tersebut akan dilakukan setelah Israel menemukan jenazah sandera terakhir di wilayah Palestina.

Dilansir AFP, Senin (26/1/2026), pembukaan kembali Rafah merupakan titik masuk penting untuk bantuan ke Gaza. Ini merupakan bagian dari kerangka kerja gencatan senjata yang diumumkan oleh Presiden AS Donald Trump pada bulan Oktober, tetapi penyeberangan tersebut tetap ditutup sejak pasukan Israel menguasainya selama perang di wilayah Palestina.

Para utusan AS yang berkunjung dilaporkan telah mendesak para pejabat Israel untuk membuka kembali penyeberangan tersebut selama pembicaraan di Yerusalem pada akhir pekan lalu.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Para pemimpin dunia dan badan-badan bantuan telah berulang kali mendorong agar lebih banyak konvoi kemanusiaan dapat mengakses Gaza, yang telah hancur akibat perang selama lebih dari dua tahun dan bergantung pada masuknya peralatan medis penting, makanan, dan persediaan lainnya.

ADVERTISEMENT

Lebih lanjut,Kantor Perdana Menteri Benjamin Netanyahu mengatakan, Israel telah menyetujui pembukaan kembali "hanya untuk lalu lintas pejalan kaki, dengan tunduk pada mekanisme inspeksi penuh Israel".

"Langkah tersebut akan bergantung pada pemulangan semua sandera yang masih hidup dan upaya 100% dari Hamas untuk menemukan dan memulangkan semua sandera yang telah meninggal," demikian pernyataan kantor PM Israel melalui akun X.

Militer Israel mengatakan pihaknya sedang mencari di sebuah pemakaman di Jalur Gaza untuk menemukan jenazah sandera terakhir, Ran Gvili.

"Setelah operasi ini selesai, dan sesuai dengan apa yang telah disepakati dengan AS, Israel akan membuka penyeberangan Rafah," kata Kantor Netanyahu.

Pengumuman tersebut disampaikan setelah administrator Gaza yang baru diangkat, Ali Shaath, mengatakan penyeberangan tersebut akan dibuka ke kedua arah pada minggu ini.

"Bagi warga Palestina di Gaza, Rafah lebih dari sekadar gerbang, itu adalah jalur kehidupan dan simbol peluang," kata Shaath di Forum Ekonomi Dunia di Davos pada hari Kamis.

Media Israel juga melaporkan bahwa utusan AS Steve Witkoff dan Jared Kushner telah mendesak Netanyahu untuk membuka kembali Rafah selama pembicaraan mereka tentang Yerusalem.

Lihat juga Video 'Massa Demo Dukung Iran Bakar Bendera AS dan Israel di Istanbul':

(yld/whn)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads