Kapal Kargo Terbalik di Laut China Selatan, 2 Awak Tewas-4 Hilang

Kapal Kargo Terbalik di Laut China Selatan, 2 Awak Tewas-4 Hilang

Novi Christiastuti - detikNews
Jumat, 23 Jan 2026 18:12 WIB
Kapal Kargo Terbalik di Laut China Selatan, 2 Awak Tewas-4 Hilang
Ilustrasi -- Kapal Penjaga Pantai China dan kapal Penjaga Pantai Filipina saling berdekatan di perairan Laut China Selatan (dok. AP Photo/Aaron Favila)
Manila -

Sebuah kapal kargo berbendera Singapura terbalik di perairan Laut China Selatan, yang menjadi sengketa, pada Jumat (23/1) waktu setempat. Sedikitnya dua awak tewas dan empat awak lainnya dilaporkan hilang.

Sebanyak 15 awak lainnya, yang berkewarganegaraan Filipina, berhasil diselamatkan oleh sejumlah kapal Penjaga Pantai China.

Otoritas Penjaga Pantai Filipina, seperti dilansir AFP, Jumat (23/1/2026), melaporkan bahwa kapal kargo bernama M/V Devon Bay itu mengirimkan sinyal darurat pada Kamis (22/1) malam, sekitar pukul 20.30 waktu setempat.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Disebutkan bahwa meskipun kapal itu berbendera Singapura, seluruh 21 awak yang ada di dalamnya semuanya berkewarganegaraan Filipina.

Militer China, dalam pernyataan terpisah, menyebut kapal kargo tersebut "hilang kontak di perairan berjarak sekitar 55 mil maut sebelah barat laut Pulau Huangyan".

Pulau Huangyan merupakan nama yang digunakan Beijing untuk menyebut Scarborough Shoal yang disengketakan di Laut China Selatan.

Area Scarborough Shoal yang kaya ikan, merupakan titik rawan konflik yang terkadang disertai bentrokan antara Filipina dan China, yang sama-sama mengklaim beting tersebut dan perairan di sekitarnya sebagai bagian dari wilayah mereka.

Area tersebut berjarak sekitar 260 kilometer dari pantai utara Filipina.

"Dua kapal Penjaga Pantai China terdekat segera berangkat untuk membantu penyelamatan setelah menerima perintah," demikian pernyataan Komando Zona Selatan militer China via jejaring sosial Weibo.

"Hingga pukul 12.30 siang, sebanyak 17 orang dievakuasi, dengan 14 orang di antaranya dalam kondisi stabil, dua orang meninggal dunia dengan tragis, dan satu orang sedang menjalani perawatan," imbuh pernyataan tersebut.

Operasi pencarian dan penyelamatan untuk empat awak kapal yang hilang masih berlanjut.

Foto-foto yang dirilis oleh Kedutaan Besar China di Manila menunjukkan para awak kapal asal Filipina yang diselamatkan, sedang mendapatkan perawatan medis.

Kapal kargo yang terbalik itu diyakini membawa bijih besi dari Filipina ke China. Penyebab insiden ini belum diketahui secara jelas.

Otoritas Penjaga Pantai Filipina, dalam pernyataannya, menyebut kapal itu sudah miring 25 derajat ketika meminta bantuan. Ditegaskan juga oleh Otoritas Penjaga Pantai Filipina bahwa posisi kapal itu berada "di dalam Zona Ekonomi Eksklusif Filipina".

Lihat juga Video: Kapal Wisata di Vietnam Terbalik, 38 Orang Tewas

Halaman 2 dari 2
(nvc/ita)



Berita Terkait