Korut Bilang AS Tak Tahu Malu dan Membenci PBB

Korut Bilang AS Tak Tahu Malu dan Membenci PBB

Novi Christiastuti - detikNews
Senin, 12 Jan 2026 16:07 WIB
Korut Bilang AS Tak Tahu Malu dan Membenci PBB
Ilustrasi (dok. AFP/SAZALI AHMAD)
New York -

Korea Utara (Korut) mengecam Amerika Serikat (AS) yang disebutnya "tidak tahu malu" karena melakukan langkah-langkah yang merusak Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Pyongyang menuduh Washington telah melakukan "tindakan kriminal yang mengerikan".

Misi diplomatik Korut untuk PBB di New York, seperti dilansir AFP, Senin (12/1/2026), mengecam rencana yang dilaporkan untuk memberikan pengarahan tentang dugaan pelanggaran sanksi-sanksi yang menjerat Pyongyang.

Korut diketahui berada di bawah sejumlah sanksi Dewan Keamanan PBB atas program nuklir dan rudalnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dalam pernyataan yang dilaporkan kantor berita Korean Central News Agency (KCNA), misi diplomatik Korut untuk PBB mengatakan bahwa forum PBB seharusnya membahas "tindakan kriminal mengerikan" yang dilakukan AS.

ADVERTISEMENT

"Yang seharusnya dipertanyakan dan dibahas secara terbuka di PBB sebagai isu terpenting yang tertunda adalah tindakan kriminal mengerikan AS," kata misi diplomatik Korut dalam pernyataannya.

"AS membenci keberadaan PBB itu sendiri," imbuh pernyataan itu.

Utusan diplomatik Korut untuk PBB tidak menyebutkan lebih lanjut soal tindakan spesifik yang dimaksud, tetapi pernyataan tersebut muncul sepekan setelah AS mengerahkan operasi militer di Venezuela untuk menggulingkan dan menangkap Presiden Nicolas Maduro.

"Irasionalitas dan praktik buruk Washington dalam menyalahgunakan arena PBB untuk memuaskan kepentingan geopolitiknya sendiri, tidak boleh dibiarkan," tegas misi diplomatik Korut dalam pernyataannya.

Pyongyang juga menuduh Washington telah melakukan "tindakan ilegal dan tidak bermoral yang tidak tahu malu" dan "berusaha mengolok-olok arena PBB untuk tujuan sepihak dan egois".

Pekan lalu, Presiden AS Donald Trump mengumumkan bahwa negaranya akan keluar dari sejumlah organisasi PBB, yang diidentifikasi "bertentangan dengan kepentingan Amerika Serikat".


Simak juga Video Megawati Kecam AS Culik Maduro: Melanggar Hukum Internasional!

Halaman 2 dari 2
(nvc/ita)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads