5 Berita Terpopuler Internasional Hari Ini

5 Berita Terpopuler Internasional Hari Ini

Tim detikcom - detikNews
Kamis, 08 Jan 2026 17:42 WIB
5 Berita Terpopuler Internasional Hari Ini
Presiden AS Donald Trump (dok. REUTERS/Nathan Howard/File Photo)
Jakarta -

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengingatkan bahwa negaranya selalu ada untuk NATO, setelah sejumlah negara anggota aliansi militer itu berupaya menghalangi ambisinya untuk menguasai Greenland. AS menyita sebuah kapal tanker minyak terkait Rusia di perairan Atlantik Utara.

Ancaman Trump untuk merebut Greenland dari Denmark telah mengguncang aliansi NATO, dengan sejumlah negara anggota aliansi itu secara kompak menyerukan agar kedaulatan Greenland dihormati.

Sementara itu, pasukan AS mengejar kapal tanker minyak terkait Rusia dari lepas pantai Venezuela hingga ke Atlantik Utara. Washington menyebut kapal itu bagian dari armada bayangan yang mengangkut minyak untuk Venezuela, Rusia, dan Iran, dalam praktik yang melanggar sanksi-sanksi AS.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Selain berita tersebut, berikut ini berita-berita internasional yang menarik perhatian pembaca detikcom, hari ini, Kamis (8/1/2026):

- NATO Pasang Badan Soal Greenland, Trump Ingatkan Hal Ini

ADVERTISEMENT

Ancaman Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump untuk merebut Greenland dari Denmark, telah mengguncang aliansi Organisasi Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO). Sejumlah negara anggota NATO pun secara kompak menyerukan agar kedaulatan Greenland dihormati.

Namun Trump mengingatkan bahwa AS selalu ada untuk NATO, dan dia mengakui dirinya meragukan jika sekutu-sekutu NATO akan melakukan hal yang sama jika Washington membutuhkan mereka.

"Kita akan selalu ada untuk NATO, bahkan jika mereka tidak akan ada untuk kita," ucap Trump dalam pernyataan via media sosial Truth Social, seperti dilansir AFP, Kamis (8/1/2026).

- Venezuela Ungkap Operasi AS Tangkap Maduro Tewaskan 100 Orang

Menteri Dalam Negeri Venezuela, Diosdado Cabello, mengungkapkan bahwa sedikitnya 100 orang tewas selama operasi militer Amerika Serikat (AS), yang berujung penangkapan Presiden Nicolas Maduro. Puluhan orang lainnya mengalami luka-luka akibat operasi tersebut.

Otoritas Venezuela sebelumnya hanya mengungkapkan jumlah tentara yang tewas akibat operasi militer AS pada 3 Januari lalu, yang melibatkan pengeboman dan penyerbuan ibu kota Caracas oleh pasukan khusus AS yang bertugas menangkap Maduro di tempat persembunyiannya.

Dalam konfirmasi pertama untuk korban militer, militer Venezuela mengatakan sedikitnya 24 personel militernya tewas. Terdapat lima personel militer berpangkat Laksamana yang tewas akibat serangan AS tersebut.

- AS Sita Kapal Tanker Minyak Terkait Rusia di Atlantik Utara

Amerika Serikat (AS) menyita sebuah kapal tanker minyak terkait Rusia di perairan Atlantik Utara. Kapal tanker itu dikejar dari lepas pantai Venezuela hingga ke Atlantik Utara, dalam operasi militer Washington yang dikecam oleh Moskow.

Otoritas AS dalam pernyataannya, seperti dilansir AFP dan Anadolu Agency, Kamis (8/1/2026), menyebut kapal tanker tersebut merupakan bagian dari armada bayangan yang mengangkut minyak untuk negara-negara seperti Venezuela, Rusia, dan Iran, dalam praktik yang melanggar sanksi-sanksi AS.

Kapal tanker tersebut disita oleh AS meskipun berlayar dengan dikawal oleh Angkatan Laut Rusia.

- Publik AS Marah Agen Imigrasi Tewaskan Wanita di Minneapolis, Trump Membela

Tindakan seorang agen imigrasi Amerika Serikat (AS) menembak mati seorang wanita, berkewarganegaraan AS, di jalanan kota Minneapolis, Minnesota, memicu kemarahan publik, yang menggelar unjuk rasa besar-besaran. Presiden Donald Trump membela tindakan agen imigrasi itu sebagai tembakan "membela diri".

Gedung Putih mengklaim wanita tersebut, yang diidentifikasi media lokal sebagai Renee Nicole Good (37), sebagai "teroris domestik" yang berusaha membunuh agen imigrasi AS yang sedang menjalankan operasinya. Klaim ini ditolak mentah-mentah oleh para pemimpin lokal di Minnesota.

Good, yang bukan target operasi agen imigrasi AS, seperti dilansir AFP, Kamis (8/1/2026), ditembak dari jarak dekat saat dia tampak berusaha melarikan diri dari sejumlah agen imigrasi AS yang mengerumuni mobilnya dalam insiden pada Rabu (7/1). Para agen imigrasi AS menyebut mobil yang dikendarai Good menghalangi jalan mereka.

- Eks Kepala Angkatan Darat Malaysia dan 2 Istrinya Ditahan terkait Korupsi

Mantan kepala Angkatan Darat Malaysia, Muhammad Hafizuddeain Jantan, ditahan terkait dugaan korupsi dalam proyek pengadaan militer. Dia ditahan bersama dua istrinya yang juga terseret kasus ini.

Hafizuddeain dan dua istrinya, seperti dilansir AFP, Kamis (8/1/2026), termasuk di antara lima orang yang ditahan pada Rabu (7/1) waktu setempat, terkait penyelidikan korupsi yang dilakukan oleh Komisi Anti-Korupsi Malaysia (MACC).

Otoritas berwenang Malaysia telah menggerebek beberapa perusahaan terkait penyelidikan kasus ini sejak akhir tahun lalu. Enam rekening bank milik seorang tersangka, yang tidak disebut namanya, dan anggota keluarganya, juga telah disita.

Lihat juga Video Terpopuler Sepekan: Pelatih Valencia Hilang-Maresca Tinggalkan Chelsea

Halaman 2 dari 2
(nvc/nvc)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads