Mantan Perdana Menteri (PM) Malaysia, Mahathir Mohamad, yang berusia 100 tahun mengalami patah tulang pinggul, setelah insiden jatuh di rumah karena usianya. Namun, Mahathir tidak akan menjalani operasi, yang dinilai "bukan opsi yang baik".
Mahathir mengalami sejumlah masalah kesehatan dalam beberapa tahun terakhir, dan sebelumnya dirawat di rumah sakit karena kelelahan setelah perayaan piknik untuk ulang tahunnya yang ke-100 pada Juli tahun lalu.
Pada Selasa (6/1) kemarin, menurut ajudannya Sufi Yusoff, Mahathir dibawa dalam keadaan sadar dengan ambulans ke Institut Jantung Nasional di Kuala Lumpur, setelah jatuh di rumahnya.
Dituturkan Sufi, seperti dilansir AFP, Rabu (7/1/2026), bahwa dokter memastikan adanya patah tulang di pinggul bagian kanan dan mantan PM itu diperkirakan akan tetap berada di rumah sakit "selama beberapa minggu ke depan untuk perawatan dan observasi".
Baca juga: Terjatuh, Mahathir Mohamad Dilarikan ke RS |
Anak laki-laki Mahathir, Mukhriz, mengatakan pada Rabu (7/1) bahwa ayahnya terjatuh di dalam rumah setelah melakukan jalan ringan dilakukan setiap hari.
"Terutama mengingat usianya yang kini telah mencapai 100 tahun... oleh karena itu, operasi bukanlah opsi yang baik," tutur Mukhriz dalam sebuah video yang diunggah ke grup chat WhatsApp partai politiknya.
"Oleh karena itu, kami telah disarankan oleh spesialis rumah sakit agar beliau menjalani proses rehabilitasi standar, yang akan memakan waktu," ucapnya.
"Tujuannya, tentu saja, adalah agar beliau kembali ke kondisi kesehatannya yang biasa dan dapat terus menjalankan tugasnya seperti yang telah beliau lakukan selama ini," sebut Mukhriz dalam pernyataannya.
(nvc/ita)