Seorang mantan gubernur di Jepang dituduh melakukan pelecehan seksual. Dia diduga mengirimkan lebih dari 1.000 pesan teks yang tak senonoh kepada staf-stafnya saat dia masih menjabat.
Tatsuji Sugimoto, yang berusia 63 tahun, seperti dilansir AFP, Rabu (7/1/2026), mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Gubernur Prefektur Fukui bulan lalu, setelah rentetan tuduhan pelecehan seksual menjerat dirinya.
Tuduhan-tuduhan yang muncul dari sistem whistleblower di Jepang, itu menyebut pelecehan seksual terjadi berulang kali.
Menurut laporan investigasi kasus tersebut, yang dilihat AFP, dalam email dengan sekitar 6.000 pejabat dan wawancara tatap muka dengan 14 pejabat di antaranya, didapati bahwa "jumlah pesan teks yang menguatkan pelecehan seksual mencapai lebih dari 1.000 pesan teks".
Pesan-pesan teks itu, menurut laporan tersebut, mencakup pesan yang berbunyi "Saya tidak akan mengatakan apa pun tentang hubungan fisik" dan "Apakah Anda menyukai hal-hal seksual?".
Terdapat juga beberapa kasus dugaan kontak fisik seperti menyentuh paha atau bokong, menurut laporan investigasi tersebut.
(nvc/ita)