Koalisi militer pimpinan Arab Saudi kembali menggempur wilayah Yaman. Riyadh mengatakan bahwa serangan itu merupakan "serangan pendahuluan terbatas" untuk menghentikan kelompok separatis yang didukung Uni Emirat Arab (UEA), semakin memperluas konflik di negara tersebut.
Kelompok separatis merebut sejumlah besar wilayah Yaman bulan lalu, termasuk sebagian besar Provinsi Hadramawt yang berbatasan dengan Saudi, dan mengusir pasukan pemerintah Yaman yang didukung oleh Riyadh.
Namun pekan lalu, rentetan serangan udara yang dilancarkan koalisi pimpinan Saudi dan serangan balasan di darat berhasil memukul mundur pasukan separatis di wilayah tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Koalisi pimpinan Saudi, seperti dilansir AFP, Rabu (7/1/2026), mengatakan bahwa pasukannya telah melancarkan serangkaian serangan baru dalam upaya mencegah pemimpin separatis Yaman, Aidaros Alzubidi, semakin "meningkatkan konflik" dan memperluasnya ke wilayah Aldhale.
Dalam pernyataannya, koalisi pimpinan Saudi menegaskan bahwa pihaknya "bekerja sama dengan pemerintah Yaman dan otoritas lokal... untuk mendukung upaya keamanan dan menjaga ketertiban".
Alzubidi dijadwalkan melakukan perjalanan ke Riyadh, ibu kota Saudi, pada Selasa (6/1) waktu setempat, untuk melakukan pembicaraan yang bertujuan untuk meredakan bentrokan.
Namun, penerbangannya mengalami penundaan dan dia tidak berada di dalam pesawat ketika berangkat.
Menurut koalisi pimpinan Saudi, Alzubidi telah "melarikan diri ke lokasi yang tidak diketahui, meninggalkan para anggota dan pemimpin (kelompok separatis) tanpa informasi apa pun tentang keberadaannya".
Saudi dan Emirat, keduanya bertetangga dan sama-sama produsen minyak yang kaya, telah sejak lama mendukung faksi-faksi yang bersaing dalam pemerintahan Yaman yang terpecah belah, yang berbasis di sebelah selatan negara tersebut.
Keduanya sempat bergabung dalam koalisi militer pimpinan Saudi dalam melawan kelompok pemberontak Houthi di Yaman, yang menggulingkan pemerintahan di Sana pada tahun 2014 dan merebut sebagian besar wilayah utara negara tersebut.
Simak juga Video: Israel Serang Yaman, 2 Orang Tewas-Puluhan Terluka











































