Sedikitnya dua orang tewas akibat gempa bumi berkekuatan Magnitudo 6,5 yang mengguncang ibu kota Meksiko dan pusat wisata di pantai Pasifik pada Jumat (2/1) waktu setempat. Guncangan gempa itu menyebabkan kerusakan sedang di sebuah kota kecil yang terletak di dekat pusat gempa.
Survei Geologi Amerika Serikat (AS) melaporkan gempa terjadi sesaat sebelum pukul 08.00 pagi di dekat Acapulco, pelabuhan utama dan resor pantai terkenal di wilayah Meksiko.
Guncangan gempa dirasakan sekitar 400 kilometer ke sebelah utara Mexico City, ibu kota Meksiko, di mana alarm berbunyi dan membuat orang-orang berlarian ke jalanan untuk menyelamatkan diri, yang mengganggu liburan akhir pekan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Otoritas lokal Meksiko, seperti dilansir AFP, Sabtu (3/1/2026), melaporkan seorang pria berusia 60 tahun meninggal dunia setelah terjatuh saat berusaha keluar dari apartemennya di lantai dua di Mexico City.
Baca juga: Gempa M 6,5 Guncang San Marcos Meksiko |
Satu korban tewas lainnya, menurut Gubernur Guerrero Evelyn Salgado, merupakan seorang wanita berusia 50 tahun yang "kehilangan nyawanya ketika rumahnya runtuh menimpa dirinya".
Wali Kota Mexico City, Clara Brugada, melaporkan sebanyak 12 orang lainnya mengalami luka-luka akibat gempa bumi tersebut. Namun tidak ada laporan kerusakan besar di kota terbesar di Meksiko tersebut.
Presiden Claudia Sheinbaum terpaksa mengungsi dari Istana Kepresidenan di Mexico City saat sedang menggelar konferensi pers pagi rutinnya.
Dinas Seismologi Nasional Meksiko mengatakan bahwa pusat gempa terletak di area berjarak 14 kilometer sebelah barat daya kota San Marcos di negara bagian Guerrero.
Sheinbaum menyatakan tidak ada laporan langsung tentang kerusakan besar, kecuali di San Marcos yang dampaknya terlihat jelas.
Wali Kota San Marcos, Misael Morenzo Castillo, mengatakan bahwa sekitar 50 rumah hancur dan "semua rumah memiliki retakan" usai gempa mengguncang.
Sejumlah warga setempat menunjukkan kepada wartawan AFP soal retakan di dinding rumah mereka dan bagian dinding yang runtuh. "San Marcos sangat terdampak, hancur," ucap seorang warga setempat, Rogelio Moreno, yang rumahnya mengalami kerusakan.
Meksiko terletak di antara lima lempeng tektonik, dan oleh karenanya, merupakan salah satu negara yang paling aktif secara seismik di dunia.
Sistem peringatan dini, termasuk aplikasi ponsel pintar, telah dikembangkan untuk memperingatkan warga tentang gempa kuat dan mendesak mereka untuk segera mencari tempat aman. Mexico City juga memasang pengeras suara di tiang lampu untuk menyiarkan peringatan tersebut.
Tonton juga video "Kala Jepang Kembali Diguncang Gempa hingga Sirine Tsunami meraung"











































