Otoritas Iran menetapkan Angkatan Laut Kanada sebagai organisasi teroris. Penetapan ini merupakan pembalasan Teheran terhadap langkah Ottawa memasukkan Garda Revolusi Iran (IRGC) ke dalam daftar hitam Kanada tahun 2024 lalu.
Penetapan itu, seperti dilansir AFP, Rabu (31/12/2025), diumumkan oleh Kementerian Luar Negeri Iran dalam pernyataan pada Selasa (30/12) waktu setempat.
Disebutkan oleh Kementerian Luar Negeri Iran bahwa langkah tersebut sebagai reaksi terhadap otoritas Kanada yang menetapkan IRGC, sayap ideologis militer Iran, sebagai kelompok teror yang "bertentangan dengan prinsip-prinsip dasar hukum internasional".
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Iran, dalam kerangka timbal balik, mengidentifikasi dan menetapkan Angkatan Laut Kerajaan Kanada sebagai organisasi teroris," demikian pernyataan Kementerian Luar Negeri Iran.
Tidak disebutkan lebih lanjut soal konsekuensi apa yang akan dihadapi Angkatan Laut Kanada menyusul penetapan tersebut.
Pada 19 Juni 2024, Kanada menetapkan IRCG sebagai kelompok teror. Penetapan ini melarang anggota IRCG memasuki wilayah Kanada dan melarang warga Kanada untuk melakukan transaksi apa pun dengan anggota individu atau kelompok tersebut.
Selain itu, aset apa pun yang dimiliki IRGC atau anggotanya di Kanada juga dapat disita.
Otoritas Ottawa menuduh IRGC "secara konsisten menunjukkan pengabaian terhadap hak asasi manusia (HAM) baik di dalam maupun di luar Iran, serta keinginan untuk menggoyahkan tatanan internasional berbasis aturan".
Salah satu alasan di balik keputusan menetapkan IRGC sebagai kelompok teror adalah insiden penerbangan PS752. Penerbangan itu ditembak jatuh tak lama setelah lepas landas dari Teheran pada Januari 2020, yang menewaskan seluruh 176 penumpang dan awak, termasuk 85 warga negara dan penduduk tetap Kanada.
IRCG mengakui pasukannya menembak jatuh pesawat tersebut, namun mengklaim operator tembakan mereka keliru mengira pesawat itu sebagai target musuh.
Ottawa memutuskan hubungan diplomatik dengan Teheran pada tahun 2012, dan menyebut Iran sebagai "ancaman paling signifikan bagi perdamaian global".
Musuh bebuyutan Iran, Amerika Serikat (AS), menetapkan IRGC sebagai organisasi teroris asing pada April 2019. Sementara Australia melakukan hal yang sama bulan lalu, dengan menuduh IRGC berada di balik serangan-serangan di negara tersebut.
Simak juga Video: Alasan Iran Masih Ogah Kerja Sama dengan AS











































