Rusia Gempur Ibu Kota Ukraina Usai Pembicaraan Damai di AS

Rusia Gempur Ibu Kota Ukraina Usai Pembicaraan Damai di AS

Rita Uli Hutapea - detikNews
Selasa, 23 Des 2025 13:28 WIB
Rusia Gempur Ibu Kota Ukraina Usai Pembicaraan Damai di AS
Ilustrasi jet tempur Rusia (Foto: dok. AFP/File Photo)
Jakarta -

Rusia melancarkan serangan udara ke ibu kota Ukraina, Kyiv pada hari Selasa (23/12) dini hari waktu setempat. Serangan ini dilakukan hanya beberapa hari setelah putaran pembicaraan perdamaian yang dipimpin Amerika Serikat di Miami berakhir pada hari Minggu lalu.

"Pasukan pertahanan udara sedang berupaya untuk menghilangkan ancaman di langit di atas ibu kota," tulis administrasi militer Kyiv di Telegram, dilansir kantor berita AFP, Selasa (23/12/2025), seraya mendesak warga untuk tetap berada di tempat perlindungan sampai keadaan dinyatakan aman.

Para pejabat belum melaporkan ada tidaknya korban jiwa atau kerusakan. Skala penuh serangan tersebut belum diketahui secara pasti.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sebelumnya, pembicaraan di Miami akhir pekan lalu mempertemukan para pejabat AS dengan delegasi Ukraina dan Eropa, bersamaan dengan kontak terpisah dengan perwakilan Rusia. Pertemuan ini digelar untuk mengupayakan penyelesaian guna mengakhiri perang Rusia di Ukraina.

Ukraina dan Rusia terus melancarkan serangan satu sama lain. Sebelumnya, serangan drone Ukraina menghantam area Krasnodar di Rusia, yang terletak di tepi Laut Hitam. Serangan itu memicu kerusakan pada dua kapal dan dua dermaga di area tersebut, bahkan sempat memicu kebakaran di sebuah desa setempat.

ADVERTISEMENT

Markas operasional wilayah Krasnodar dalam pernyataannya, seperti dilansir Reuters dan kantor berita TASS, Senin (22/12/2025), melaporkan bahwa serangan drone Ukraina itu menghantam area desa Volna yang terletak di Krasnodar.

"Dua dermaga dan dua kapal mengalami kerusakan di desa Volna akibat serangan drone," demikian pernyataan markas operasional wilayah Krasnodar.

"Semua orang di atas kapal telah dievakuasi. Tidak ada korban jiwa di antara awak kapal atau personel darat," imbuh pernyataan tersebut.

Kerusakan yang ditimbulkan oleh serangan drone itu sempat menyebabkan kebakaran yang menyebar di area seluas 1.000 meter persegi hingga 1.500 meter persegi.

Simak juga Video Trump: Kesepakatan Damai di Ukraina Semakin Dekat

Halaman 2 dari 2
(ita/ita)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads