Khamenei Ragu Perundingan Nuklir Iran-AS Akan Sukses

Novi Christiastuti - detikNews
Selasa, 20 Mei 2025 16:36 WIB
Pemimpin tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei (Office of the Iranian Supreme Leader/WANA (West Asia News Agency)/Handout via REUTERS)
Teheran -

Pemimpin tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, menyatakan keraguan atas perundingan nuklir yang berlangsung antara Iran dan Amerika Serikat (AS). Khamenei mengakui dirinya tidak yakin jika perundingan nuklir itu akan menghasilkan kesepakatan antara kedua pihak.

"Saya tidak berpikir bahwa perundingan nuklir dengan AS akan membuahkan hasil. Saya tidak tahu," kata Khamenei saat berpidato dalam acara mengenang mendiang Presiden Ebrahim Raisi, seperti dilansir Reuters, Selasa (20/5/2025).

Perundingan nuklir terbaru antara Iran dan AS digelar sejak April lalu, dengan setidaknya empat putaran telah digelar, namun sejauh ini belum mencapai kesepakatan apa pun.

Wakil Menteri Luar Negeri (Wamenlu) Iran, Kazem Gharibabadi, seperti dikutip media lokal Nournews, mengatakan bahwa Teheran saat ini sedang meninjau proposal untuk menggelar putaran kelima perundingan nuklir dengan AS. Putaran terbaru diperkirakan akan digelar pekan ini di Eropa.

Pernyataan Khamenei tersebut disampaikan beberapa hari setelah Presiden AS Donald Trump, saat berkunjung ke kawasan Teluk pekan lalu, mengatakan bahwa kesepakatan dengan Iran sudah sangat dekat. Namun Trump juga menyerukan Teheran perlu bergerak cepat dalam perundingan.

Trump, selama masa jabatan pertamanya sebagai Presiden AS tahun 2017-2021 lalu, menarik AS dari kesepakatan nuklir Iran yang mengatur pembatasan ketat untuk aktivitas pengayaan uranium, dengan imbalan keringanan sanksi internasional untuk Teheran.

Pada saat itu, Trump yang menyebut kesepakatan nuklir Iran berat sebelah dan menguntungkan Teheran, juga memberlakukan kembali sanksi-sanksi AS secara luas terhadap Iran. Langkah Trump itu dibalas oleh Teheran dengan meningkatkan pengayaan uranium.

Tonton juga "Iran Ogah Negosiasi Nuklir dengan AS karena 'Diintimidasi'" di sini:

Simak berita selengkapnya di halaman selanjutnya.




(nvc/ita)

Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork