PM Swedia Kecam Aksi Politikus Rasmus Paludan Bakar Al-Qur'an

ADVERTISEMENT

PM Swedia Kecam Aksi Politikus Rasmus Paludan Bakar Al-Qur'an

Marlinda Oktavia Erwanti - detikNews
Senin, 23 Jan 2023 11:06 WIB
Swedish Prime Minister Ulf Kristersson speaks during a joint statement with French President Emmanuel Macron before a meeting at the Elysee Palace in Paris, France, January 3, 2023. REUTERS/Gonzalo Fuentes/File Photo
Foto: Perdana Menteri Swedia Ulf Kristersson (REUTERS/Gonzalo Fuentes/File Photo)
Stockholm -

Perdana Menteri (PM) Swedia Ulf Kristersson mengecam aksi pembakaran Al-Qur'an di Stockholm yang dilakukan politikus sayap kanan Rasmus Paludan. Kristersson menyebut aksi yang berakibat meningkatkan ketegangan dengan Turki itu "sangat tidak sopan".

"Kebebasan berekspresi adalah bagian mendasar dari demokrasi. Tapi apa yang legal belum tentu sesuai. Membakar buku yang suci bagi banyak orang adalah tindakan yang sangat tidak sopan," kata Kristersson melalui Twitter, dilansir AFP, Senin (23/1/2023).

"Saya ingin mengungkapkan simpati saya untuk semua Muslim yang tersinggung dengan apa yang terjadi di Stockholm hari ini," imbuhnya.

Diketahui, pembakaran Al-Qur'an dilakukan oleh Rasmus Paludan, pemimpin partai politik sayap kanan Denmark Garis Keras. Paludan, yang juga berkewarganegaraan Swedia, juga pernah menggelar sejumlah demonstrasi anti-Turki di masa lalu.

Aksi Paludan ini pun semakin merusak hubungan ketika Stockholm mencoba meyakinkan anggota NATO, Turki, untuk menyetujui Swedia dan Finlandia bergabung dengan aliansi militer.

Banyak negara Muslim marah dengan aksi pembakaran Al-Qur'an oleh Paludan.

Maroko mengatakan "heran" pihak berwenang telah mengizinkannya terjadi "di depan pasukan ketertiban Swedia".

Indonesia, Arab Saudi, dan Uni Emirat Arab juga mengutuk aksi itu. Begitu pula Dewan Kerjasama Teluk dan Organisasi Kerjasama Islam.

Indonesia mengatakan bahwa "tindakan penistaan terhadap kitab suci telah melukai dan menodai toleransi beragama", menambahkan bahwa "kebebasan berekspresi harus dilakukan secara bertanggung jawab".

Sementara, di Istanbul, lusinan pengunjuk rasa berkumpul pada Sabtu malam di depan konsulat Swedia. Warga membakar bendera Swedia dan meminta Turki memutuskan hubungan diplomatik dengan Stockholm.

Simak Video: Warga Turki Bakar Bendera Swedia Imbas Pembakaran Al Quran

[Gambas:Video 20detik]




(mae/imk)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT