Pria Iran Dibunuh saat Rayakan Kekalahan Piala Dunia, Polisi Ditangkap

ADVERTISEMENT

Pria Iran Dibunuh saat Rayakan Kekalahan Piala Dunia, Polisi Ditangkap

Novi Christiastuti - detikNews
Jumat, 09 Des 2022 10:21 WIB
Bendera Iran
Ilustrasi (dok. REUTERS/Morteza Nikoubazl)
Teheran -

Sejumlah tersangka ditangkap terkait penembakan fatal seorang pria Iran yang merayakan kekalahan timnas negara itu dalam Piala Dunia 2022. Salah satu yang ditangkap merupakan seorang kepala kepolisian lokal.

Seperti dilansir AFP, Jumat (9/12/2022), Mehran Samak (27) tewas di kota Bandar Anzali pada 30 November lalu setelah terkena tembakan peluru shotgun.

Menurut seorang pejabat kepolisian setempat kepada kantor berita IRNA, Samak tewas 'dalam sebuah perkumpulan', setelah timnas Iran kalah dengan timnas Amerika Serikat (AS) dalam pertandingan di Qatar bulan lalu.

Kekalahan itu membuat Iran tereliminasi dari Piala Dunia dan menuai respons beragam dari massa pro maupun anti-pemerintah Iran.

"Almarhum Mehran Samak terkena tembakan shotgun dan sangat disayangkan meninggal akibat luka-lukanya," ujar penasihat hukum Kepolisian Provinsi Gilan, Kolonel Mahmoud Rajabi.

Kepada IRNA, Rajabi menuturkan 'sejumlah tersangka telah ditangkap' dalam penyelidikan yang berlangsung. Namun tidak disebutkan lebih lanjut soal identitas para tersangka yang ditangkap. Hanya disebutkan bahwa seorang mantan kepala kepolisian lokal kini tengah diselidiki.

"Kasus sejumlah orang, termasuk Kolonel Jafar Javanmardi, mantan Kepala Kepolisian Bandar Anzali, tengah diselidiki," sebut Rajabi seperti dikutip IRNA.

Dalam pernyataan terpisah, seperti dilansir kantor berita Tasnim, seorang pengacara yang mewakili keluarga Samak, Majid Ahmadi, menyebut mantan kepala kepolisian itu merupakan salah satu tersangka yang ditangkap.

"Sepekan setelah kematian Mehran Samak dan berdasarkan bukti-bukti, Javar Javanmardi, komandan kepolisian (Bandar) Anzali... ditempatkan dalam tahanan pra-sidang," ucap Ahmadi seperti dikutip Tasnim.

Simak berita selengkapnya di halaman berikutnya.



ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT