Presiden China Xi Jinping Bertemu Putra Mahkota Saudi, Bahas Apa?

ADVERTISEMENT

Presiden China Xi Jinping Bertemu Putra Mahkota Saudi, Bahas Apa?

Novi Christiastuti - detikNews
Kamis, 08 Des 2022 18:46 WIB
Chinese President Xi Jinping, center, greets by Prince Faisal bin Bandar bin Abdulaziz, Governor of Riyadh, after his arrival in Riyadh, Saudi Arabia, Wednesday, Dec. 7, 2022. (Saudi Press Agency via AP)
Presiden China Xi Jinping disambut Gubernur Riyad Pangeran Faisal bin Bandar bin Abdulaziz saat mendarat di Saudi (Saudi Press Agency via AP)
Riyadh -

Presiden China Xi Jinping bertemu Putra Mahkota Arab Saudi Pangeran Mohammed bin Salman (MBS) di Riyadh pada Kamis (8/12) waktu setempat. Apa yang dibahas keduanya?

Seperti dilansir AFP, Kamis (8/12/2022), kunjungan Xi ini dilakukan saat China berupaya menopang perekonomian yang terdampak pandemi virus Corona (COVID-19), dan saat Saudi, yang merupakan sekutu Amerika Serikat (AS), berupaya mewujudkan diversifikasi aliansi ekonomi maupun politik.

Laporan media pemerintah Saudi menyebut perjanjian senilai US$ 30 miliar akan ditandatangani pada Kamis (8/12) waktu setempat.

Xi terbang ke Riyadh pada Rabu (7/12) waktu setempat. Dia kemudian menggelar pertemuan dengan MBS pada Kamis (8/12) waktu setempat. Dalam pertemuan itu, Xi disambut jabat tangan MBS ketika tiba di Istana Yamamah, yang merupakan kediaman resmi keluarga Kerajaan Saudi.

Xi dan MBS berdiri bersisian ketika drum band memainkan lagu nasional kedua negara. Keduanya kemudian mengobrol sambil berjalan memasuki Istana Yamamah.

Media pemerintah Saudi mengumumkan 34 perjanjian investasi dalam berbagai sektor, termasuk hidrogen hijau, teknologi informasi, transportasi dan konstruksi.

Saudi Press Agency (SPA) tidak memberikan informasi detail soal perjanjian itu, namun perdagangan dua arah disebut mencapai total 304 miliar Riyal Saudi pada tahun 2021 dan 103 miliar Riyal Saudi pada kuartal ketiga tahun 2022.

Televisi pemerintah Al Ekhbariya melaporkan 20 perjanjian lainnya senilai 110 miliar Riyal Saudi akan ditandatangani pada Kamis (8/12) waktu setempat.



ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT