Mahathir Ucapkan Selamat ke Anwar Ibrahim yang Jadi PM Malaysia

ADVERTISEMENT

Mahathir Ucapkan Selamat ke Anwar Ibrahim yang Jadi PM Malaysia

Novi Christiastuti - detikNews
Jumat, 25 Nov 2022 11:30 WIB
In this Feb. 22, 2020, photo, Malaysian Prime Minister Mahathir Mohamad shakes hand with successor Anwar Ibrahim in Putrajaya, Malaysia.  Political tension is building in Malaysia amid talks that Mahathir will pull his party out of the ruling alliance and team up with opposition parties to form a new government in a major political upheaval. It will thwart his named successor Anwar Ibrahim from taking over.(AP Photo/Vincent Thian)
Anwar Ibrahim dan Mahathir Mohamad dalam foto bersama tahun 2020 (dok. AP Photo/Vincent Thian)
Kuala Lumpur -

Mantan Perdana Menteri (PM) Malaysia Tun Dr Mahathir Mohamad mengucapkan selamat kepada anak didiknya, Anwar Ibrahim, yang kini menjabat PM ke-10. Mahathir yang pernah memecat Anwar sebagai Wakil PM dua dekade lalu ini mendoakan yang terbaik untuknya.

Seperti dilansir Malay Mail, Jumat (25/11/2022), Mahathir yang kini berusia 97 tahun ini tidak banyak muncul ke publik setelah mengalami kekalahan bersejarah dalam pemilu 19 November lalu, di mana dia kehilangan kursi parlemen untuk wilayah Langkawi.

"Saya mengucapkan selamat kepada Datuk Seri Anwar Ibrahim atas penunjukannya sebagai Perdana Menteri ke-10 Malaysia," ucap Mahathir dalam pernyataan via akun Twitter resminya.

"Selamat maju jaya, imbuh Mahathir dalam bahasa Melayu, yang bisa diterjemahkan sebagai 'semua harapan terbaik'.

Anwar dan Mahathir memiliki sejarah panjang dalam perpolitikan Malaysia. Keduanya pernah terlibat pertikaian sebelum akhir berbaikan.

Anwar pernah menjabat Wakil PM dalam pemerintahan Mahathir dua dekade lalu, sebelumnya akhirnya dipecat dan dijebloskan ke penjara. Keduanya juga pernah berkoalisi dalam pemilu Malaysia tahun 2018 dan berhasil menang hingga melengserkan Najib Razak dari kursi PM.

Mahathir yang terpilih menjadi PM Malaysia untuk kedua kalinya usai koalisinya dengan Anwar menang pemilu tahun 2018, pernah menjanjikan akan menyerahkan kursi PM kepada Anwar setelah beberapa waktu dia menjabat. Namun kesepakatan itu tidak pernah terwujud dan koalisi keduanya kolaps setelah 22 bulan.

Simak video 'Anwar Ibrahim: Setelah Puluhan Tahun Sengsara, Tuhan Beri Saya Kesempatan':

[Gambas:Video 20detik]



Simak berita selengkapnya di halaman selanjutnya.

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT