8 Pasukan Kurdi di Suriah Tewas Akibat Serangan Udara Turki

ADVERTISEMENT

8 Pasukan Kurdi di Suriah Tewas Akibat Serangan Udara Turki

Farih Maulana Sidik - detikNews
Jumat, 25 Nov 2022 05:30 WIB
Beirut -

Pasukan Kurdi di Suriah utara mengumumkan kematian delapan pejuangnya di Kamp Al-Hol menyusul serangan udara yang diluncurkan oleh Turki. Kamp Al-Hol, yang menampung keluarga jihadis Kurdi disebut menjadi target penyerangan Turki.

"Serangan Turki meninggalkan delapan pejuang kami yang bertanggung jawab untuk melindungi kamp," kata Pasukan Demokratik Suriah (SDF) yang didukung AS dalam sebuah pernyataan, seperti dilansir AFP, Jumat (25/11/2022).

Al-Hol menjadi rumah bagi lebih dari 50 ribu orang, kamp terbesar bagi orang-orang terlantar yang melarikan diri setelah SDF memimpin pertempuran yang mengusir pejuang kelompok negara Islam dari potongan terakhir wilayah Suriah pada tahun 2019.

SDF, tentara de-facto Kurdi di timur laut Suriah, memperingatkan bahwa kerabat jihadis mungkin mencoba melarikan diri dari kamp tersebut. Di antara para tahanan Al-Hol terdapat lebih dari 10.000 orang asing dari puluhan negara. Kamp yang penuh sesak juga merupakan rumah bagi pengungsi Suriah, dan pengungsi Irak.

Ankara meluncurkan kampanye serangan udara di beberapa bagian Irak dan Suriah pada Minggu (20/11) sebagai bagian dari Operasi Claw-Sword, menyusul pemboman di Istanbul pada 13 November yang menewaskan enam orang dan melukai 81 lainnya.

Turki menyalahkan pemboman itu pada Partai Pekerja Kurdistan (PKK), yang ditetapkan sebagai kelompok teroris oleh Uni Eropa dan Amerika Serikat. Kelompok Kurdi membantah terlibat dalam serangan Istanbul.

Menurut Observatorium Suriah untuk Hak Asasi Manusia, sejak Minggu, serangan udara Turki di Suriah telah menewaskan 35 pejuang Kurdi, 23 tentara Suriah, dan seorang jurnalis kantor berita Kurdi.

Pemantau perang yang berbasis di Inggris mengatakan artileri Turki pada Kamis juga menargetkan posisi Kurdi di provinsi utara Hassakeh dan Aleppo, bersama dengan posisi pemerintah Suriah di timur Kobane, di sepanjang perbatasan Suriah-Turki.

"Tidak ada korban yang tercatat dalam serangan ini," katanya.

Turki telah mengancam operasi darat, dan Amerika Serikat bersama dengan Rusia, sekutu utama rezim Suriah, telah menyerukan de-eskalasi.

(fas/fas)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT