Tunjuk Anwar Ibrahim Jadi PM, Raja Malaysia Punya Pesan Khusus

ADVERTISEMENT

Tunjuk Anwar Ibrahim Jadi PM, Raja Malaysia Punya Pesan Khusus

Novi Christiastuti - detikNews
Kamis, 24 Nov 2022 14:39 WIB
FILE - Jailed opposition icon Anwar Ibrahim reacts to supporters as he leaves a hospital in Kuala Lumpur, Malaysia, May 16, 2018. Malaysias king on Thursday, Nov. 24, 2022, named Anwar as the countrys prime minister, ending days of uncertainties after divisive general elections produced a hung Parliament. (AP Photo/Vincent Thian, File)
Anwar Ibrahim (AP Photo/Vincent Thian, File)
Kuala Lumpur -

Raja Malaysia telah mengambil keputusan untuk menunjuk Anwar Ibrahim menjadi Perdana Menteri (PM) selanjutnya. Keputusan itu mengakhiri kebuntuan politik yang menyelimuti Malaysia setelah pemilu 19 November berujung parlemen gantung di mana tidak ada partai yang meraup suara mayoritas dalam parlemen.

Seperti dilansir The Star, Kamis (24/11/2022), keputusan Yang di-Pertuan Agong Al-Sultan Abdullah Ri'ayatuddin Al-Mustafa Billah Shah itu diumumkan oleh Istana Negara pada Kamis (24/11) siang setelah berhari-hari mendengarkan pandangan dari berbagai pihak, termasuk sembilan Raja-raja Melayu.

"Setelah menyempurnakan pandangan para penguasa Malaysia, Yang Mulia memberikan persetujuan untuk menunjuk Datuk Seri Anwar Ibrahim (anggota parlemen Tambun) sebagai Perdana Menteri ke-10 Malaysia, sesuai dengan kewenangan Yang Mulia yang diatur dalam Pasal 40(2)(a) dan Pasal 43(2)(a) Konstitusi Federal," demikian pernyataan Pengawas Rumah Tangga Kerajaan Malaysia Datuk Ahmad Fadil Shamsuddin.

Pelantikan Anwar akan digelar di Istana Negara pukul 17.00 waktu setempat.

Dalam pernyataannya, Ahmad Fadil menyatakan bahwa Sultan Abdullah mengingatkan semua anggota parlemen, atau Dewan Rakyat, untuk bekerja sama demi masa depan Malaysia.

Sultan Abdullah, sebut Ahmad Fadil, menyebut negara sebagai warisan, yang telah dipercayakan kepada para pemimpin, yang perlu melindunginya untuk generasi yang lebih muda.

Diungkapkan juga oleh Ahmad Fadil bahwa Sultan Abdullah juga mengingatkan agar PM Malaysia selanjutnya dan pemerintahan baru tetap rendah hati.

"Rakyat tidak seharusnya dibebani dengan gejolak politik tiada henti," sebut Ahmad Fadil mengutip pesan khusus Sultan Abdullah.

Simak berita selengkapnya di halaman berikutnya.

Simak Video: Pemilu Buntu, Raja Malaysia Tunjuk Anwar Ibrahim jadi PM

[Gambas:Video 20detik]



ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT