Rudal Tewaskan 2 Orang, Polandia: Tak Ada Bukti Siapa yang Menembakkan

ADVERTISEMENT

Rudal Tewaskan 2 Orang, Polandia: Tak Ada Bukti Siapa yang Menembakkan

Novi Christiastuti - detikNews
Rabu, 16 Nov 2022 11:24 WIB
Polish President Andrzej Duda holds a joint news briefing with his Ukrainian counterpart as part of their meeting in Kiev on October 12, 2020. (Photo by VALENTYN OGIRENKO / POOL / AFP)
Presiden Polandia Andrzej Duda(dok. VALENTYN OGIRENKO/POOL/AFP)
Warsawa -

Presiden Polandia Andrzej Duda menyatakan belum ada bukti jelas yang menunjukkan siapa yang menembakkan rudal ke wilayahnya, hingga menewaskan dua orang. Namun, Duda mengatakan rudal tersebut 'kemungkinan besar buatan Rusia'.

Seperti dilansir AFP, Rabu (16/11/2022), pernyataan Kementerian Luar Negeri Polandia pada Selasa (15/11) malam waktu setempat menyebut sebuah 'rudal buatan Rusia' terjatuh di desa Przewodow, yang terletak dekat dengan perbatasan Ukraina.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Polandia Lukasz Jasina mengatakan bahwa rudal itu jatuh di desa Przewodow pada Selasa (15/11) sore, sekitar pukul 15.40 waktu setempat. Sedikitnya dua warga negara Polandia tewas akibat ledakan rudal tersebut.

Kementerian Luar Negeri Polandia tidak menjelaskan lebih lanjut soal jenis rudal atau dari mana rudal itu ditembakkan. Dalam pernyataan senada, Duda juga menyebut belum ada bukti jelas soal pelaku yang menembakkan rudal itu, namun dia menyebut rudal itu buatan Rusia.

"Untuk saat ini kami tidak memiliki bukti kuat soal siapa yang menembakkan rudal itu. Penyelidikan tengah berlangsung," sebut Duda kepada wartawan setempat pada Rabu (16/11) waktu setempat.

"Kemungkinan besar itu buatan Rusia," tegasnya.

Duda juga menyatakan bahwa insiden itu merupakan insiden 'terisolasi' dan tidak ada indikasi rudal lanjutan. "Tidak ada yang mengindikasikan kepada kami bahwa akan ada lebih banyak (rudal)," ucapnya.

Kementerian Luar Negeri Polandia juga menyatakan telah memanggil Duta Besar Rusia di Warsawa untuk memberikan 'penjelasan secara detail segera'.



ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT