Menteri Jepang Mundur Usai Dikritik Soal Komentar Hukuman Mati

ADVERTISEMENT

Menteri Jepang Mundur Usai Dikritik Soal Komentar Hukuman Mati

Novi Christiastuti - detikNews
Jumat, 11 Nov 2022 18:35 WIB
Japans Justice Minister Yasuhiro Hanashi arrives at Prime Minister Fumio Kishidas official residence in Tokyo, Japan, August 10, 2022. REUTERS/Issei Kato/Files
Menteri Kehakiman Jepang Yasuhiro Hanashi mengundurkan diri dari jabatannya (REUTERS/Issei Kato/Files)
Tokyo -

Menteri Kehakiman Jepang Yasuhiro Hanashi mengundurkan diri dari jabatannya setelah menghadapi kritikan terkait komentarnya soal hukuman mati. Hanashi dalam komentarnya yang dikritik menyebut jabatannya yang 'tidak menonjol' hanya menarik perhatian media ketika dia menyetujui hukuman mati.

Seperti dilansir AFP, Jumat (11/11/2022), pengunduran diri Hanashi ini menjadi pukulan lanjutan bagi pemerintahan Perdana Menteri (PM) Fumio Kishida, yang angka kepuasan publik pada kinerjanya telah mengalami penurunan.

Hal itu terjadi hanya beberapa pekan setelah Menteri Revitalisasi Perekonomian mundur karena dikritik soal keterlibatan dengan Gereja Unifikasi yang kontroversial.

Dalam sebuah pesta dengan anggota parlemen Jepang pekan ini, Hanashi dilaporkan melontarkan komentar yang menyebut jabatannya sebagai 'posisi tidak menonjol yang hanya akan membuat pemberitaan utama pada berita tengah hari setelah memberikan stempel persetujuan untuk hukuman mati di pagi harinya'.

Jepang merupakan salah satu dari sedikit negara maju yang mempertahankan hukuman mati. Dukungan publik untuk hukuman mati tetap tinggi meskipun ada kritikan internasional.

Ketika mengumumkan pengunduran dirinya pada Jumat (11/11) waktu setempat, Hanashi mengakui dirinya telah berbicara 'sembarangan'. Diketahui bahwa Hanashi menjabat Menteri Kehakiman sejak Agustus lalu dan dia tidak mengawasi eksekusi mati apa pun selama menjabat.

Kishida yang dijadwalkan terbang ke Kamboja pada Jumat (11/11) untuk menghadiri KTT ASEAN, terpaksa menunda sebentar keberangkatannya untuk menunjuk pengganti Hanashi.

"Saya mengakui tanggung jawab saya dalam menunjuknya sejak awal secara serius. Dengan mengatasi tantangan ke depan, saya ingin memenuhi tugas-tugas saya," ucap Kishida dalam komentarnya.

Simak juga 'Yen Anjlok Bikin Orang Jepang Berburu iPhone Bekas':

[Gambas:Video 20detik]





ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT