Pesaing Mundur, Rishi Sunak Jadi Perdana Menteri Baru Inggris

ADVERTISEMENT

Pesaing Mundur, Rishi Sunak Jadi Perdana Menteri Baru Inggris

Haris Fadhil - detikNews
Senin, 24 Okt 2022 20:18 WIB
Conservative Party leadership candidate Rishi Sunak leaves his campaign office, in London, Sunday, Oct. 23, 2022. Former British Treasury chief Rishi Sunak is frontrunner in the Conservative Party’s race to replace Liz Truss as prime minister. He has garnered support from over 100 Tory lawmakers to forge ahead of his two main rivals: ousted former Prime Minister Boris Johnson and ex-Cabinet minister Penny Mordaunt. But widespread uncertainty remained after British media reported that Sunak held late-night talks with Johnson on Saturday. (AP Photo/Alberto Pezzali)
Rishi Sunak (Foto: AP Photo/Alberto Pezzali)
London -

Rishi Sunak akan menjadi Perdana Menteri Inggris pengganti Liz Truss. Dia bakal menduduki posisi itu setelah kandidat lain keluar dari persaingan untuk memimpin Partai Konservatif yang berkuasa.

Dilansir dari Reuters, Senin (24/10/2022), Sunak bakal menjadi PM Inggris dengan tugas mengarahkan negara yang sangat terpecah melewati penurunan ekonomi yang diprediksi membuat jutaan orang lebih miskin.

Sunak, salah satu politisi terkaya di Westminster, akan diminta untuk membentuk pemerintahan oleh Raja Charles, menggantikan Liz Truss yang mundur usai sekitar 45 hari menjadi PM.

Sunak mengalahkan politikus Penny Mordaunt, yang gagal mendapatkan cukup dukungan dari anggota parlemen untuk memasuki pemungutan suara, sementara saingannya, mantan perdana menteri Boris Johnson, menarik diri dari kontes mengatakan dia tidak bisa lagi menyatukan partai.

"Keputusan ini merupakan keputusan bersejarah dan menunjukkan, sekali lagi, keragaman dan bakat partai kami. Rishi mendapat dukungan penuh saya," kata Mordaunt dalam sebuah pernyataan saat dia mengundurkan diri dari persaingan hanya beberapa menit sebelum pemenang diumumkan.

Pound dan harga obligasi pemerintah Inggris melonjak sebentar di tengah berita penarikan Mordaunt, tetapi segera kembali ke level sebelumnya.

Sunak, mantan Menteri Keuangan berusia 42 tahun, menjadi Perdana Menteri ketiga Inggris dalam waktu kurang dari dua bulan. Dia bertugas memulihkan stabilitas negara yang terguncang akibat gejolak politik dan ekonomi selama bertahun-tahun.

Mantan bos hedge fund multi-jutawan itu diperkirakan akan meluncurkan pemotongan pengeluaran yang dalam untuk mencoba membangun kembali reputasi fiskal Inggris, tepat ketika negara itu meluncur ke dalam resesi, terseret oleh melonjaknya biaya energi dan makanan.

Sunak menjadi perhatian nasional ketika, pada usia 39, dia menjadi Menteri Keuangan di bawah Johnson tepat ketika pandemi COVID-19 melanda Inggris, mengembangkan skema cuti yang berhasil. Mantan analis Goldman Sachs itu akan menjadi Perdana Menteri pertama Inggris yang berasal dari keturunan India.

Keluarganya bermigrasi ke Inggris pada 1960-an, periode ketika banyak orang dari bekas jajahan Inggris pindah ke negara itu untuk membantunya membangun kembali setelah Perang Dunia Kedua.

Setelah lulus dari Universitas Oxford, dia pergi ke Universitas Stanford di mana dia bertemu dengan istrinya Akshata Murthy, yang ayahnya adalah miliarder India NR Narayana Murthy, pendiri raksasa outsourcing Infosys Ltd.

Lihat Video: Sosok Rishi Sunak dari India yang Jadi Perdana Menteri Baru Inggris

[Gambas:Video 20detik]




(haf/haf)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT