Rusia Klaim 5 Juta Orang Tinggalkan Wilayah Ukraina yang Dicaplok

ADVERTISEMENT

Rusia Klaim 5 Juta Orang Tinggalkan Wilayah Ukraina yang Dicaplok

Rita Uli Hutapea - detikNews
Kamis, 20 Okt 2022 13:36 WIB
Cars burn after Russian military strike, as Russias invasion of √ôkraine continues, in central Kyiv, Ukraine October 10, 2022.  REUTERS/Gleb Garanich
Ilustrasi kerusakan di Ukraina akibat serangan Rusia (REUTERS/Gleb Garanich)
Jakarta -

Pejabat keamanan Rusia mengklaim sekitar 5 juta orang dari sejumlah wilayah Ukraina yang dicaplok Moskow telah pergi ke Rusia.

"Sekitar 5 juta penduduk Donbas dan wilayah-wilayah tenggara Ukraina telah menemukan perlindungan di Rusia," kata Sekretaris Dewan Keamanan Nasional Rusia, Nikolai Patrushev, merujuk pada wilayah Donetsk, Lugansk, Kherson, dan Zaporizhzhia, seperti diberitakan kantor-kantor berita Rusia dan dilansir kantor berita AFP, Kamis (20/10/2022).

Dia tidak memberikan rincian tentang bagaimana mereka tiba di negara itu atau dalam jangka waktu berapa lama.

Patrushev mengatakan mereka yang datang dari wilayah-wilayah yang dikuasai Moskow akan "terus mendapat perhatian khusus".

Dia juga mengatakan Moskow berencana membantu mereka kembali ke rumah mereka setelah "kondisi aman tercipta di wilayah ini".

Patrushev menyampaikan hal tersebut seiring dengan terus bergerak majunya pasukan Ukraina ke daerah-daerah yang telah dikuasai Rusia selama berbulan-bulan.

Sebelumnya, Kementerian Pertahanan Rusia mengatakan pada Rabu (19/10) bahwa 4,6 juta orang Ukraina--termasuk 700 ribu anak-anak--telah tiba di Rusia sejak dimulainya invasi Rusia ke Ukraina pada 24 Februari lalu.

Menurut militer Rusia, sekitar 4.000 dari mereka tiba dalam 24 jam terakhir.

Di tengah invasi Rusia ke Ukraina yang telah berlangsung hampir 8 bulan, Presiden Rusia Vladimir Putin mengumumkan darurat militer di empat wilayah Ukraina yang baru-baru ini dicaplok oleh Moskow.

Simak juga 'Rusia Lancarkan Serangan di 10 Wilayah Ukraina':

[Gambas:Video 20detik]





ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT