Duh! Perang Rusia-Ukraina Bikin 4 Juta Anak Jatuh Miskin

ADVERTISEMENT

Duh! Perang Rusia-Ukraina Bikin 4 Juta Anak Jatuh Miskin

Rita Uli Hutapea - detikNews
Senin, 17 Okt 2022 11:38 WIB
A man walks through the damage caused to the central market in Sloviansk by a suspected missile attack, on July 6, 2022, amid the Russian invasion of Ukraine. (Photo by MIGUEL MEDINA / AFP) (Photo by MIGUEL MEDINA/AFP via Getty Images)
kerusakan di Ukraina akibat serangan Rusia (Foto: Miguel Medina/AFP via Getty Images)
Jakarta -

Perang Rusia-Ukraina telah berlangsung hampir delapan bulan. Badan anak-anak PBB atau UNICEF menyatakan, invasi Rusia ke Ukraina dan kejatuhan ekonomi yang diakibatkannya telah menjerumuskan empat juta anak ke dalam kemiskinan di seluruh Eropa timur dan Asia Tengah.

"Anak-anak menanggung beban terberat dari krisis ekonomi yang disebabkan oleh perang di Ukraina," kata UNICEF, seperti dilansir kantor berita AFP, Senin (17/10/2022).

"Konflik dan meningkatnya inflasi telah mendorong tambahan empat juta anak di seluruh Eropa timur dan Asia Tengah ke dalam kemiskinan, peningkatan 19 persen sejak 2021", imbuh UNICEF.

UNICEF menyampaikan kesimpulannya tersebut dari studi data dari 22 negara.

Anak-anak Rusia dan Ukraina paling terpengaruh sejak serangan Moskow terhadap tetangganya itu pada Februari lalu.

"Rusia menyumbang hampir tiga perempat dari total peningkatan jumlah anak yang hidup dalam kemiskinan akibat perang Ukraina dan krisis biaya hidup di seluruh wilayah, dengan tambahan 2,8 juta anak sekarang tinggal dalam rumah tangga di bawah garis kemiskinan," kata UNICEF.

Pukulan terhadap ekonomi Rusia dari sanksi-sanksi Barat dikombinasikan dengan populasinya yang besar, telah menghasilkan efek yang sangat besar.

"Ukraina adalah rumah bagi setengah juta tambahan anak yang hidup dalam kemiskinan, bagian terbesar kedua," ujar UNICEF.

Rumania mengikuti kemudian, dengan tambahan 110.000 anak dalam kemiskinan.

"Anak-anak di seluruh wilayah sedang tersapu oleh perang yang mengerikan ini," kata direktur regional UNICEF untuk Eropa dan Asia Tengah, Afshan Khan.



ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT