ADVERTISEMENT

Ngerinya Pembantaian Puluhan Anak Saat Tidur di Thailand

Novi Christiastuti - detikNews
Jumat, 07 Okt 2022 20:03 WIB
Suasana pusat penitipan anak usai tragedi serangan di Nongbua Lamphu, timur laut Thailand, Jumat (7/10/2022).
Foto: Pusat penitipan anak tempat puluhan anak dibantai (AP Photo/Sakchai Lalit)
Bangkok -

Pembantaian massal yang mengerikan terjadi di Thailand. Puluhan anak-anak diserang secara brutal dengan senjata api dan pisau saat sedang tidur di pusat penitipan anak.

Seperti dilansir Reuters dan CNN, Jumat (7/10/2022), anak-anak itu tewas di tangan seorang mantan polisi, yang diidentifikasi sebagai Panya Khamrapm. Pelaku dipecat dari kepolisian tahun lalu karena menggunakan narkoba dan baru saja menghadiri persidangan kasusnya beberapa saat sebelum serangan terjadi.

Dalam tindak penyerangan pada Kamis (6/10) waktu setempat, sejumlah saksi mata menuturkan pelaku tiba-tiba masuk ke dalam tempat penitipan anak lalu mulai menembaki dan menikam orang-orang di dalamnya. Sedikitnya 36 orang tewas, termasuk 24 anak-anak.

Usai beraksi di tempat penitipan anak di distrik Uthaisawan Na Klang, Provinsi Nong Bua Lamphu itu, pelaku pulang ke rumahnya lalu membunuh istri dan anaknya sendiri sebelum menembak dirinya hingga tewas.

Para petugas penyelamat sebelumnya mengevakuasi jenazah korban ke kantor polisi setempat dan menempatkannya di dalam peti-peti mati, dengan staf-staf medis berdiri di samping peti dan keluarga korban menangisi kematian anggota keluarga tercinta mereka.

"Tidak ada yang menginginkan hal ini terjadi. Ini pemandangan yang tidak ingin dilihat siapapun. Ini mengerikan," sebut Piyalak Kingkaew yang memimpin tim penyelamat yang pertama tiba di lokasi kejadian.

In this mug shot released by the Nong Bua Lamphu Provincial Public Relations Office, a suspected assailant is shown in the attack in the town of Nongbua Lamphu, northern Thailand, Oct. 6, 2022. More than 30 people, primarily children, were killed Thursday when a gunman opened fire in a childcare center in northeastern Thailand and later killed himself, authorities said. (Nong Bua Lamphu Provincial Public Relations Office via AP)Pelaku pembantaian massal di Thailand (Nong Bua Lamphu Provincial Public Relations Office via AP)

Tim yang dipimpin Piyalak membagikan sejumlah foto kepada Reuters yang menunjukkan situasi mengerikan di tempat penitipan anak itu, dengan jenazah anak-anak tergeletak di atas selimut.

Salah satu anak yang terlihat memakai kaos Manchester United tampak terbaring di atas bed cover bergambar Winnie the Pooh di dalam ruangan yang dindingnya dipenuhi dekorasi kartun binatang.

"Kami terbiasa melihat banyak jenazah, kami pernah mengalaminya, tapi insiden ini yang paling mengerikan. Mereka adalah anak-anak kecil yang sedang tertidur," ucap Piyalak.

Simak juga video 'Horor Pembantaian Sadis di Thailand, 22 Anak Ditembak-Ditusuk':

[Gambas:Video 20detik]



Simak selengkapnya di halaman selanjutnya.

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT