Paus Fransiskus Berdoa untuk Korban Tragedi Kanjuruhan

ADVERTISEMENT

Paus Fransiskus Berdoa untuk Korban Tragedi Kanjuruhan

Rita Uli Hutapea - detikNews
Senin, 03 Okt 2022 12:02 WIB
Pope Francis speaks from the window of his studio overlooking St. Peters Square at The Vatican to a crowd of faithful and pilgrims gathered for the Sunday Angelus noon prayer, Sunday, June 6, 2021. Pope Francis has expressed sorrow over the discovery in Canada of the remains of 215 boarding school students but didnt offer the apology sought by the Canadian prime minister. Francis in public remarks on Sunday called on political and church authorities to work to shed light “on this sad affair” and to foster healing. (AP Photo/Domenico Stinellis)
Paus Fransiskus (Foto: AP Photo/Domenico Stinellis)
Jakarta -

Paus Fransiskus menyampaikan ucapan belasungkawa dan mendoakan para korban tragedi stadion Kanjuruhan, Malang.

"Saya juga berdoa untuk mereka yang kehilangan nyawa dan terluka dalam bentrokan yang pecah setelah pertandingan sepak bola di Malang di Indonesia," kata Paus Fransiskus seperti dilansir situs Vatikan, Senin (3/10/2022).

Hal tersebut disampaikan Paus Fransiskus setelah Doa Angelus (Doa Malaikat Tuhan) pada Minggu (2/10) di Basilika Santo Petrus, Vatikan, Roma.

Tragedi Kanjuruhan menjadi sejarah buruk sepakbola Indonesia. Ratusan korban jiwa berjatuhan usai pertandingan BRI Liga 1 2022 antara Arema FC vs Persebaya Surabaya di Stadion Kanjuruhan, Sabtu (1/10/2022) malam.

Menko Polhukam Mahfud Md membentuk Tim Gabungan Independen Pencari Fakta (TGIPF) terkait tragedi maut di Stadion Kanjuruhan, Malang. Pemerintah meminta kepolisian, Kemenpora hingga organisasi PSSI untuk mengusut kasus tersebut.

Hal tersebut diungkapkan Menko Polhukam Mahfud Md dalam jumpa pers di Kemenko Polhukam, Jakarta Pusat, hari ini. Mahfud mengatakan, pemerintah telah membentuk tim gabungan independen pencari fakta atau TGIPF guna mengusut peristiwa tersebut.

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT