20 Orang Tewas Usai Serangan terhadap Konvoi Sipil di Ukraina

ADVERTISEMENT

20 Orang Tewas Usai Serangan terhadap Konvoi Sipil di Ukraina

Rita Uli Hutapea - detikNews
Sabtu, 01 Okt 2022 19:40 WIB
A crater left by a Russian missile strike, that hit a convoy of civilian vehicles amid Russias attack on Ukraine, is seen in Zaporizhzhia, Ukraine September 30, 2022.  REUTERS/Stringer
ilustrasi kerusakan di Ukraina akibat serangan rudal Rusia (Foto: REUTERS/Stringer)
Jakarta -

Jasad 20 orang telah ditemukan menyusul serangan terhadap konvoi mobil berisi warga sipil di dekat kota Kupiansk di timur laut Ukraina.

"Di distrik Kupiansk, konvoi mobil yang berisi warga sipil ditemukan. Menurut data awal, 20 orang tewas di dalam mobil," tulis gubernur wilayah Kharkiv, Oleg Synegubov di aplikasi Telegram, seperti dilansir kantor berita AFP, Sabtu (1/10/2022).

"Rusia menyerang warga sipil yang mencoba melarikan diri dari gempuran. Ini adalah kekejaman yang tidak memiliki pembenaran," cetus Synegubov.

Pada hari Jumat (30/9) waktu setempat, wartawan AFP melihat mayat sedikitnya 11 warga sipil, yang tewas di bagian jalan yang terbuka saat pasukan Rusia yang kalah, mundur dari Kupiansk.

Pasukan Ukraina yang menemukan sekelompok mobil sipil yang hancur dengan mayat-mayat dan dalam beberapa kasus dengan tubuh terbakar, mengatakan mereka yakin pasukan Rusia telah menyerang konvoi sipil.

Mayat-mayat itu tetap berada di tempat mereka meninggal di dalam dan di sekitar enam kendaraan di jalan dari desa Kyrylivka, sekitar 70 kilometer (43 mil) timur Kharkiv.

Invasi Rusia yang dimulai sejak Februari lalu telah membuat pasukannya menguasai sebagian besar wilayah utara dan timur Ukraina. Namun, bulan ini serangan balasan kilat di wilayah Kharkiv telah membuat pasukan Rusia mundur.

Pasukan Rusia telah beberapa kali dituduh membunuh warga sipil Ukraina di daerah-daerah pendudukan selama perang yang telah berlangsung selama tujuh bulan itu.

(ita/ita)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT