Polisi Kanada Ditembak Mati di Toronto

ADVERTISEMENT

Polisi Kanada Ditembak Mati di Toronto

Lisye Sri Rahayu - detikNews
Selasa, 13 Sep 2022 05:20 WIB
Police stand in front of the house where one of the stabbing victims was found in Weldon, Saskatchewan, Canada, on September 7, 2022. - One of two brothers who were the target of a massive manhunt in Canada after allegedly carrying out a stabbing spree that left 10 dead and 18 wounded has been found dead, police said on September 5. The killings in the remote James Smith Cree Nation Indigenous community and the town of Weldon in Saskatchewan province in western Canada are among the deadliest incidents of mass violence to ever hit the nation. (Photo by LARS HAGBERG / AFP)
Ilustrasi (Foto: AFP/LARS HAGBERG)
Toronto -

Seorang petugas kepolisian Kanada ditembak mati di Toronto. Kematian ini seperti ini jarang terjadi bagi seorang penegak hukum di negara itu.

Dilansir AFP, Selasa (13/9/2022) dua orang juga terluka dalam kejahatan itu, yang mana seorang penembak melepaskan tembakan di dua lokasi terpisah sebelum ditangkap.

Tepat sebelum 16.30, Senin (12/9) waktu setempat, pihak berwenang mengeluarkan peringatan tentang seorang tersangka bersenjata yang melarikan diri dari mal di Mississauga, Ontario dengan kendaraan curian setelah penembakan.

Beberapa saat kemudian, polisi di dekat Milton mengatakan mereka telah menangkap tersangka menyusul penembakan lain di kota itu.

"1 orang telah dinyatakan meninggal di tempat kejadian dan 2 lainnya telah dibawa ke rumah sakit," tulis polisi Milton dalam akun Twitternya.

Global News dan penyiar publik CBC, mengutip sumber polisi yang tidak disebutkan namanya, mengatakan seorang petugas polisi tewas di lokasi salah satu penembakan.

Kanada telah diguncang oleh beberapa insiden kekerasan massal dalam beberapa tahun terakhir, termasuk penusukan di komunitas adat Saskatchewan yang terpencil pada 4 September yang menewaskan 10 orang dan melukai 18 orang.

Salah satu tersangka dalam kasus itu ditemukan tewas, diyakini telah dibunuh oleh saudaranya, yang kemudian ditangkap setelah perburuan empat hari dan meninggal dalam tahanan.

Seorang pria bersenjata yang menyamar sebagai polisi juga membunuh 22 orang di Nova Scotia pada April 2020, dua tahun setelah seorang pengemudi van membunuh 11 pejalan kaki di Toronto.

Dan penembak lain membunuh enam jemaah di masjid Kota Quebec pada Januari 2017.

Simak juga 'Saat PM Kanada Berkabung Negerinya Diguncang Pembunuhan Berantai di 13 Lokasi':

[Gambas:Video 20detik]



(lir/lir)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT