Kanselir Scholz Klaim Senjata Jerman Ubah Hasil Perang di Timur Ukraina

ADVERTISEMENT

Kanselir Scholz Klaim Senjata Jerman Ubah Hasil Perang di Timur Ukraina

Lisye Sri Rahayu - detikNews
Senin, 12 Sep 2022 23:52 WIB
German Chancellor Olaf Scholz speaks during a joint press conference with  Israeli Prime Minister after talks in the garden of the Chancellery in Berlin, Germany, on September 12, 2022. (Photo by MICHELE TANTUSSI / AFP)
Olaf Scholz (Foto: AFP/MICHELE TANTUSSI)
Jakarta -

Kanselir Jerman Olaf Scholz mengatakan pasokan senjata Jerman membuat perbedaan dalam pertempuran di timur Ukraina. Dia menyebut bantuan senjata itu berkontribusi dalam upaya merebut kembali wilayah Ukraina di bagian timur dari Rusia.

"Apa yang kami berikan dengan tank anti-pesawat Gepard kami, Howitzer 2000 self-propelled, peluncur roket ganda MARS, adalah senjata yang sebenarnya berkontribusi pada fakta bahwa sekarang juga mungkin di pertempuran timur untuk mengubah hasil, seperti yang kita lihat saat ini," kata Scholz dalam jumpa pers bersama PM Israel Yair Lapid, seperti dilansir CNN, Senin (12/9/2022).

Scholz mengatakan Jerman telah berkomitmen untuk mengirimkan sistem pertahanan udara Iris-T ke Ukraina. Dia menyebut Ukraina telah memutuskan untuk memesan lebih banyak sistem ini.

Meskipun permintaan Kyiv semakin mendesak untuk tank tempur modern, Menteri Pertahanan Jerman Christine Lambrecht terus menolak pengiriman tank Marder atau Leopard ke Ukraina.

"Sejauh ini tidak ada negara yang mengirimkan kendaraan tempur infanteri atau tank tempur buatan Barat," jelas Lambrecht selama diskusi panel tentang strategi keamanan nasional Jerman di Dewan Hubungan Luar Negeri Jerman (DGAP).

Jerman telah mengirimkan sistem senjata seperti Howitzer-2000 yang membutuhkan pelatihan. Dia menambahkan terdapat masalah urgensi untuk mengirimkan 'tank rancangan Soviet yang dapat digunakan untuk pertempuran langsung di Ukraina'.

Scholz mengatakan Jerman tidak akan bertindak secara sepihak, tetapi dia menggarisbawahi dukungan berkelanjutan untuk Ukraina 'selama itu diperlukan'.

(lir/haf)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT