Paus Fransiskus Bicara Soal Pelecehan Seks Pastor: Tak Ada Toleransi!

ADVERTISEMENT

Paus Fransiskus Bicara Soal Pelecehan Seks Pastor: Tak Ada Toleransi!

Rita Uli Hutapea - detikNews
Senin, 05 Sep 2022 13:44 WIB
Pope Francis speaks from the window of his studio overlooking St. Peters Square at The Vatican to a crowd of faithful and pilgrims gathered for the Sunday Angelus noon prayer, Sunday, June 6, 2021. Pope Francis has expressed sorrow over the discovery in Canada of the remains of 215 boarding school students but didnt offer the apology sought by the Canadian prime minister. Francis in public remarks on Sunday called on political and church authorities to work to shed light “on this sad affair” and to foster healing. (AP Photo/Domenico Stinellis)
Paus Fransiskus (Foto: AP Photo/Domenico Stinellis)
Jakarta -

Paus Fransiskus menegaskan bahwa Gereja Katolik harus menunjukkan "toleransi nol" terhadap serangan seksual yang dilakukan para pastor. Hal ini disampaikan Paus Fransiskus dalam wawancara dengan saluran televisi Portugis yang disiarkan pada Minggu (4/9) waktu setempat.

"Sangat jelas. Ini tidak ada toleransi," katanya kepada TVI/CNN Portugal dalam sebuah wawancara, yang kutipannya dipublikasikan di situs web saluran tersebut.

"Seorang pastor tidak bisa terus menjadi pastor jika dia adalah seorang agresor. Dia tidak bisa karena dia sakit, atau penjahat," ujar Paus Fransiskus dilansir dari kantor berita AFP, Senin (5/9/2022).

"Ini mengerikan karena menghancurkan kehidupan," tambahnya, selama wawancara dua bagian yang ditayangkan pada hari Minggu dan Senin.

"Saya tidak menyangkal pelanggaran-pelanggaran," kata Paus. "Satu pelecehan saja sudah sangat mengerikan," imbuhnya.

Sejauh ini, penyelidikan independen terhadap pelecehan seksual di dalam Gereja Katolik di Portugal telah mengumpulkan kesaksian dari sekitar 400 orang. Demikian diungkapkan psikiater anak, Pedro Stretch yang memimpin penyelidikan tersebut.

Dari penyelidikan itu, 17 kasus telah dirujuk ke pengadilan. Temuan penyelidikan diharapkan pada akhir tahun ini.

Paus mengatakan dia berharap untuk mengunjungi Portugal pada Agustus tahun depan untuk Hari Kaum Muda Sedunia, sebuah pertemuan kaum muda Katolik.

"Saya pikir saya akan pergi. Bagaimanapun, Paus akan pergi," katanya.

Sebelumnya, Paus telah meningkatkan kemungkinan dirinya pensiun karena kesehatannya yang menurun.

Lihat juga video 'Rekaman CCTV Penumpang Singkap Hijab Petugas KA di Bogor':

[Gambas:Video 20detik]



(ita/ita)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT