Presiden Chile Desak Parlemen Segera Sahkan UU Pengurangan Jam Kerja

ADVERTISEMENT

Presiden Chile Desak Parlemen Segera Sahkan UU Pengurangan Jam Kerja

Haris Fadhil - detikNews
Sabtu, 27 Agu 2022 14:38 WIB
Kalahkan Kast, Politikus Muda Gabriel Boric Terpilih Jadi Presiden Cile
Presiden Chile (Foto: DW News)
Santiago -

Presiden Chile Gabriel Boric mengatakan pemerintahannya telah menghidupkan kembali upaya meloloskan undang-undang yang akan mengurangi jam kerja di negara itu. Dia mengatakan akan memenuhi janji kampanyenya.

Dilansir Reuters, Sabtu (27/8/2022), RUU tersebut, yang bertujuan untuk mengurangi jam kerja dari 45 menjadi 40 jam, telah terhenti di Kongres sejak diperkenalkan pada 2017 oleh anggota parlemen saat itu dan juru bicara pemerintah saat ini Camila Vallejo.

Boric telah memberikan 'urgensi' untuk RUU tersebut. Hal itu merupakan ketentuan dalam konstitusi Chile yang memaksa anggota parlemen untuk mempertimbangkan RUU ketika diamanatkan oleh presiden.

Anggota parlemen akan memperdebatkan serangkaian perubahan pada undang-undang yang dibuat oleh pemerintah Boric, termasuk revisi yang memperpanjang pengurangan jam kerja untuk pekerja dalam kategori khusus, seperti pengemudi angkutan umum dan pekerja rumah tangga.

"Perbaikan ini penting untuk membawa kita lebih dekat ke Chile baru, yang lebih adil," kata Boric dalam upacara di istana kepresidenan, Selasa lalu.

Pemerintah yang berhaluan kiri-tengah ini telah mempromosikan dialog dengan serikat pekerja dan federasi pekerja bersama dengan perwakilan dari perusahaan kecil, menengah dan besar saat ekonomi produsen tembaga terbesar di dunia sedang melambat dan menghadapi tekanan inflasi setelah pemulihan pasca-pandemi Corona.

Boric mengatakan pemerintahnya mengharapkan RUU itu dipilih dan disetujui sesegera mungkin oleh kedua majelis legislatif.

Lihat juga Video: Demo Anti-Imigran di Chile Ricuh, Tenda Penampungan Dirusak

[Gambas:Video 20detik]



(haf/idh)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT