ADVERTISEMENT

Zelensky Minta Pejabat Ukraina Setop Bocorkan Taktik Militer ke Media

Novi Christiastuti - detikNews
Jumat, 12 Agu 2022 13:59 WIB
Ukraines President Volodymyr Zelenskiy attends a joint news conference with Lithuanian President Gitanas Nauseda, as Russias attack on Ukraine continues, in Kyiv, Ukraine July 28, 2022. Ukrainian Presidential Press Service/Handout via REUTERS
Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky (dok. Ukrainian Presidential Press Service/Handout via REUTERS)
Kiev -

Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky meminta para pejabat Ukraina untuk berhenti berbicara kepada wartawan dan membocorkan taktik militer Kiev dalam melawan pasukan Rusia. Zelensky menilai tindakan semacam itu 'sangat tidak bertanggung jawab'.

Seperti dilansir Reuters, Jumat (12/8/2022), setelah ledakan mengguncang pangkalan udara Rusia di Crimea pada Selasa (9/8), surat kabar terkemuka Amerika Serikat (AS) seperti New York Times dan Washington Post mengutip sejumlah pejabat yang tidak disebut identitasnya yang menyebut Ukraina yang bertanggung jawab.

Pemerintahan Kiev, di sisi lain, menolak untuk mengomentari apakah pihaknya ada di balik ledakan itu.

"Perang jelas bukan waktunya untuk keangkuhan dan pernyataan keras. Semakin sedikit detail yang Anda ungkapkan soal rencana pertahanan kita, akan semakin baik bagi implementasi rencana pertahanan itu," tegas Zelensky dalam pernyataannya pada Kamis (11/8) malam waktu setempat.

Pernyataan itu disampaikan Zelensky saat berbicara kepada para pejabat negara, daerah dan pejabat militer Ukraina.

"Jika Anda ingin membuat berita utama yang keras, itu satu hal -- itu benar-benar tidak bertanggung jawab. Jika Anda menginginkan kemenangan untuk Ukraina, itu hal lain, dan Anda seharusnya menyadari tanggung jawab Anda untuk setiap kata yang Anda ucapkan soal rencana negara untuk pertahanan atau serangan balasan," ucap Zelensky memperingatkan para pejabat Ukraina.

Secara terpisah, Wakil Menteri Pertahanan (Menhan) Ukraina Hanna Malyar menyebut dinas keamanan telah membuka penyelidikan terhadap salah satu kasus di mana para pejabat berbicara kepada media.

"Kebocoran seperti ini mengganggu rencana Angkatan Bersenjata Ukraina saat musuh menyesuaikan tindakannya dan menggunakan informasi ini untuk melawan kita," tulis Malyar dalam pernyataan via Facebook.

Lihat video 'Ledakan di Pangkalan Militer Rusia di Krimea Bukan Akibat Serangan':

[Gambas:Video 20detik]



ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT