ADVERTISEMENT

Masih Panas! Taiwan Kini Gelar Latihan Militer di Selat Taiwan

Marlinda Oktavia Erwanti - detikNews
Kamis, 11 Agu 2022 13:15 WIB

Kementerian Luar Negeri Taiwan pada hari Kamis bergabung dengan badan pembuat kebijakan utamanya di China menolak model "satu negara, dua sistem" yang diusulkan Beijing untuk pulau itu.

"Seluruh pernyataan China benar-benar bertentangan dengan status quo lintas selat dan realitasnya," kata juru bicara kementerian Joanne Ou pada konferensi pers.

"China menggunakan kunjungan Ketua DPR AS Nancy Pelosi sebagai alasan untuk menghancurkan status quo dan mengambil kesempatan untuk membuat masalah, mencoba menciptakan normal baru untuk mengintimidasi rakyat Taiwan," lanjutnya.

"Satu negara, dua sistem" mengacu pada model di mana Hong Kong dan Makau dijanjikan tingkat otonomi di bawah pemerintahan China.

Taiwan secara rutin menggelar latihan militer yang mensimulasikan pertahanan terhadap invasi China, dan bulan lalu mempraktekkan serangan balasan dari laut dalam 'operasi intersepsi bersama' sebagai bagian dari latihan tahunan terbesarnya.

Hubungan antara China dan Taiwan telah memburuk secara signifikan sejak Tsai Ing-wen menjadi Presiden Taiwan pada 2016. Tsai dan Partai Progresif Demokratiknya tidak menganggap Taiwan sebagai bagian dari China.


(mae/imk)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT