ADVERTISEMENT

Rusia Rebut Pembangkit Listrik Terbesar Kedua di Ukraina!

Rita Uli Hutapea - detikNews
Kamis, 28 Jul 2022 10:01 WIB
Rusia terus bergerak melakukan serangan ke Ukraina. Selama invasi ini, mereka tak hanya menembakkan rudal tapi juga meledakkan ranjau yang ditanam dengan robot.
ilustrasi pasukan Rusia di Ukraina (Foto: AP Photo)
Jakarta -

Pasukan Rusia berhasil merebut pembangkit listrik terbesar kedua di Ukraina dan sedang melakukan pengiriman besar-besaran pasukan ke tiga wilayah di Ukraina selatan. Demikian disampaikan seorang penasihat presiden Ukraina.

Dilansir dari kantor berita Reuters, Kamis (28/7/2022), pasukan Rusia mengatakan pada hari Rabu (27/7) waktu setempat bahwa mereka telah merebut pembangkit listrik tenaga batu bara Vuhlehirsk era Uni Soviet secara utuh, dalam apa yang merupakan keuntungan signifikan pertama Moskow dalam lebih dari tiga minggu.

Oleksiy Arestovych, penasihat Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky, mengkonfirmasi perebutan pembangkit listrik di wilayah Donetsk, Ukraina timur tersebut, tetapi mengatakan itu hanya "keuntungan taktis kecil" bagi Rusia.

Arestovych mengatakan, pengiriman besar-besaran pasukan Rusia ke Ukraina selatan tampaknya merupakan peralihan ke pertahanan strategis, dengan pasukan dikirim ke wilayah Melitopol, Zaporizhzhia dan Kherson.

Sebelumnya, otoritas Ukraina telah memperjelas niatnya untuk merebut kembali kota Kherson di Ukraina selatan, yang jatuh ke tangan Rusia pada hari-hari awal perang.

Oleksiy Danilov, sekretaris Dewan Keamanan dan Pertahanan Nasional Ukraina, sebelumnya mentweet bahwa Rusia sedang memusatkan "jumlah maksimum pasukan" ke arah Kherson, tetapi dia tidak memberikan rincian.

Pasukan Ukraina di selatan mengatakan mereka telah membunuh 66 tentara musuh dan menghancurkan tiga tank dan dua gudang senjata dalam 24 jam terakhir. Pasukan Rusia menyerang kota Mykolaiv dengan beberapa peluncur roket, tambah mereka.

Tonton juga Video: Momen Zelenskiy Akhirnya Tertawa Lepas

[Gambas:Video 20detik]



ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT