Sekjen PBB Kutuk Keras Serangan Rudal Rusia di Pelabuhan Ukraina

ADVERTISEMENT

Sekjen PBB Kutuk Keras Serangan Rudal Rusia di Pelabuhan Ukraina

ita - detikNews
Sabtu, 23 Jul 2022 19:37 WIB
UN Secretary-General Antonio Guterres looks on during the opening of the UN Human Rights Councils main annual session on February 24, 2020 in Geneva. - The UNs secretary general launched a
Foto: Sekjen PBB Antonio Guterres (AFP/FABRICE COFFRINI)

Sebelumnya, perjanjian untuk melanjutkan ekspor gandum dari Laut Hitam ditandatangani pada Jumat (22/7) di Istanbul, Turki oleh Ukraina, Rusia, Turki dan Sekretaris Jendral PBB.

Dilansir dari BBC, Sabtu (23/7/2022), Ukraina mengatakan tidak akan menandatangani kesepakatan langsung dengan Rusia tetapi dengan PBB dan Turki.

Perwakilan Ukraina dan Rusia menghadiri upacara penandatanganan di Istanbul, tapi mereka tidak berada pada meja yang sama. Menteri Pertahanan Rusia, Sergei Shoigu, menandatangani kesepakatan lebih dulu. Menteri Infrastruktur Ukraina, Oleksandr Kubrakov, menyusul kemudian.

Kesepakatan itu dibuat untuk 120 hari mendatang. Kesepakatan tersebut bisa diperbarui jika pihak Rusia dan Ukraina sama-sama setuju.


(ita/ita)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT