ADVERTISEMENT

Klaim Tak Titip Pesan ke Putin, Ini Pidato Zelensky Usai Bertemu Jokowi

Marlinda Oktavia Erwanti - detikNews
Minggu, 03 Jul 2022 14:28 WIB
Presiden Joko Widodo mengunjungi Ukraina usai hadiri KTT G7 di Jerman. Dalam kunjungan itu, Jokowi yang didampingi Ibu Negara Iriana membawa misi perdamaian.
Foto: Jokowi saat bertemu Zelensky (Getty Images)

Berikut pidato lengkap Zelensky:

Hari ini merupakan bersejarah bagi Indonesia dan Ukraina, karena ini merupakan kunjungan pertama oleh Presiden Indonesia ke Ukraina, dan ini adalah kunjungan pertama pemimpin Asia yang sejak awal dari invasi Rusia ke Ukraina, Bapak Presiden, yang mulia, kita mengapresiasi hal tersebut. Terutama Indonesia dan kewenangan anda dan juga keberadaan anda di dunia internasional sangat tinggi. Anda mewakili negara-negara G20 di mana Indonesia memegang presidensi tahun ini dan merupakan negara yang kuat di ASEAN dan tahun depan akan menjadi Keketuaan ASEAN tahun depan dan saya kira kehadiran anda merupakan awal untuk memperkuat koalisi untuk melawan perang yang dilakukan bersama-sama dengan negara-negara untuk mengembalikan stabilitas di dunia.

Kita mengapresiasi dukungan Indonesia dan juga dukungan pribadi personal anda yang ada di masa perang tersebut untuk perjuangan kemerdekaan kita. Anda juga telah membantu perjuangan Indonesia (pernyataan translator tidak jelas -red). Dan kita juga akan memperjuangkan kemerdekaan kita dan juga kemerdekaan Ukraina dari perang kolonial yang dilancarkan oleh Rusia. Dan secepatnya perang ini berakhir, dan kita akan secepatnya untuk dapat mengembalikan situasi politik dan ekonomi di Ukraina.

Dan pertemuan ini, kita membahas beberapa agenda global di mana kita harus melakukan setiap hal yang memungkinkan untuk mengangkat blokade Rusia di Lexi untuk meneruskan adanya ekspor gandum. Dan Rusia juga mengancam adanya kelaparan di dunia dan mereka memblokade ekspor dari Ukraina dan mendisrupsi pasar global dan jutaan ton green yang dikirimkan Ukraina juga akan dapat dikirimkan kepada masyarakat. Dan apabila tidak ada ambisi dari Rusia, kita tidak akan memiliki problem tersebut saat ini dan ini merupakan tantangan global saat ini. Dan sebelum invasi Rusia, kita tidak ada ancaman kelaparan dunia, tidak ada krisis pangan dan saya sangat menyampaikan terima kasih atas dukungan presiden atas kemerdekaan serta kedaulatan serta integritas teritorial Ukraina.

Dan terima kasih atas dukungan anda sebagai Presiden G20 dan saya berterima kasih kepada yang mulia atas undangan anda untuk saya hadir di KTT G20 dan saya menerima undangan tersebut. Tapi kehadiran Ukraina akan bergantung terhadap situasi keamanan di negara kita dan juga komposisi partisipan yang ada di KTT tersebut.

Dan saya akan melaporkan adanya kesepakatan bebas visa di antara kedua negara saya kira ini sangat penting bagi kedua bangsa kita untuk kemajuan ekonomi, pembangunan, pendidikan, dan hubungan antar masyarakat kedua negara. Dan saya saya berharap kita dapat membantu rekonstruksi Ukraina, dan saya mengundang Indonesia dan juga perusahaan Indonesia dan profesional-profesional Indonesia untuk ikut dalam proyek-proyek yang ada di Ukraina saat ini. Terima kasih atas negosiasi yang berjalan, terima kasih atas kepercayaan anda. Terima kasih.


(mae/mae)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT